Apa Itu Project 2025? Agenda yang mampu Mengubah Pemerintahan AS

Minggu, 07 Juli 2024 - 23:50 WIB
loading...
A A A
Project 2025 telah mempersiapkan agenda 180 harinya untuk pemerintahan berikutnya yang rencananya akan dibagikan secara pribadi, bukan sebagai bagian dari buku prioritas presiden dari Partai Republik yang dapat dilihat publik. Sekutu utama Trump, Russ Vought, yang berkontribusi pada Proyek 2025 dan menyusun pilar terakhir ini, juga merupakan anggota komite penulisan platform Komite Nasional Partai Republik.

Baca Juga: Uni Eropa Tutup Mata saat Ada Anggotanya Menjual Senjata ke Israel

5. Mengusung Agenda Konservatif

Project 2025 mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya tidak terikat pada kandidat atau kampanye tertentu.

“Kami adalah koalisi lebih dari 110 kelompok konservatif yang menganjurkan rekomendasi kebijakan dan personel untuk presiden konservatif berikutnya,” katanya. “Tetapi pada akhirnya terserah pada presiden tersebut, yang kami yakini akan menjadi Presiden Trump, untuk memutuskan rekomendasi mana yang akan diterapkan.”

Seorang juru bicara kampanye Biden mengatakan anggota staf Project 2025 Partai Republik juga memimpin platform kebijakan Partai Republik. “Proyek 2025 adalah kebijakan ekstrem dan pedoman personel untuk masa jabatan kedua Trump yang seharusnya membuat rakyat Amerika ketakutan,” kata Ammar Moussa.

Pada hari Kamis, ketika negara tersebut merayakan Hari Kemerdekaan dan Biden bersiap untuk wawancara televisi setelah pidatonya yang terhenti dalam debat, tim kampanye presiden memposting di X cuplikan dari drama TV distopia “The Handmaid's Tale” yang memperlihatkan sekelompok wanita dalam gaun merah dalam acara tersebut. dan topi putih berdiri dalam formasi di tepi kolam pemantul dengan salib di ujung tempat Monumen Washington seharusnya berada. Ceritanya berkisar pada perempuan yang kehilangan identitasnya dan dipaksa melahirkan anak untuk pasangan lain di rezim totaliter.

“Empat Juli di bawah Proyek Trump 2025,” kata postingan tersebut.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
Balas Dendam, Iran Klaim...
Balas Dendam, Iran Klaim Hancurkan Pusat Data Amazon di Bahrain
Rekomendasi
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
Mensesneg Ungkap Anggaran...
Mensesneg Ungkap Anggaran MBG Berpotensi Turun usai Validasi Data
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved