China Terus Tambah Kapal Monster di Laut China Selatan

Sabtu, 06 Juli 2024 - 19:55 WIB
loading...
China Terus Tambah Kapal...
China mengirimkan banyak kapal monster ke Laut China Selatan. Foto/AP
A A A
MANILA - Penjaga Pantai Filipina (PCG) mengatakan bahwa kapal penjaga pantai terbesar China telah berlabuh di zona ekonomi eksklusif (ZEE) Manila di Laut Cina Selatan, dan dimaksudkan untuk mengintimidasi negara tetangganya yang lebih kecil di Asia.

"Kapal monster penjaga pantai CHina sepanjang 165 meter memasuki ZEE Manila sepanjang 200 mil laut pada tanggal 2 Juli," kata juru bicara PCG Jay Tarriela, dilansir Reuters.

PCG memperingatkan kapal China bahwa kapal tersebut berada di ZEE Filipina dan menanyakan niat mereka.

“Ini merupakan intimidasi dari pihak Penjaga Pantai China,” kata Tarriela. “Kami tidak akan mundur dan kami tidak akan terintimidasi.”

Kedutaan Besar China di Manila dan Kementerian Luar Negeri China tidak segera menanggapi permintaan komentar. Penjaga pantai China tidak memiliki informasi kontak yang tersedia untuk umum.

"China, yang juga mengerahkan perahu kecil, berlabuh 800 yard dari kapal PCG," kata Tarriela.

Baca Juga: Ilmuwan Rusia Temukan Banyak Rahasia setelah Memeriksa Rudal ATACMS Buatan AS

Pada bulan Mei, PCG mengerahkan sebuah kapal ke perairan dangkal Sabina untuk mencegah reklamasi skala kecil yang dilakukan oleh China, yang membantah klaim tersebut. China telah melakukan reklamasi lahan secara besar-besaran di beberapa pulau di Laut China Selatan, membangun angkatan udara dan fasilitas militer lainnya, sehingga menimbulkan kekhawatiran di Washington dan kawasan sekitarnya.

China mengklaim sebagian besar Laut Cina Selatan, jalur utama perdagangan kapal tahunan senilai USD3 triliun, sebagai wilayahnya. Beijing menolak keputusan Pengadilan Arbitrase Permanen yang bermarkas di Den Haag pada tahun 2016 yang menyatakan klaim maritim mereka yang luas tidak memiliki dasar hukum.

Setelah dialog tingkat tinggi, Filipina dan China pada hari Selasa sepakat mengenai perlunya “memulihkan kepercayaan” dan “membangun kembali kepercayaan” untuk mengelola sengketa maritim dengan lebih baik.

Filipina telah menolak tawaran dari Amerika Serikat, sekutu perjanjiannya, untuk membantu operasi di Laut China Selatan, meskipun ada perselisihan dengan China mengenai rute misi pasokan pasokan ke pasukan Filipina di wilayah perairan dangkal yang diperebutkan.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Pria Mudah Lelah dan...
Pria Mudah Lelah dan Mengantuk Meski Cukup Tidur? Bisa Jadi Tanda Testosteron Rendah
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
Berita Terkini
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Infografis
Megawati Hangestri Gabung...
Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea Selatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved