3 Organisasi Militer yang Pernah Serang Israel, Semua Atas Nama Bela Palestina

Kamis, 04 Juli 2024 - 19:55 WIB
loading...
3 Organisasi Militer...
Hamas, Hizbullah Lebanon, dan Houthi Yaman tercatat sebagai tiga organisasi militer yang pernah menyerang Israel. Foto/REUTERS
A A A
JAKARTA - Sedikitnya ada tiga organisasi militer yang pernah menyerang Israel. Semuanya bertindak atas nama membela Palestina.

Sejak didirikan sebagai negara pada 1948, Israel telah mendapat banyak ancaman dari musuh-musuhnya. Tak hanya negara-negara di Timur Tengah, negara Yahudi itu juga menjadi target serangan kelompok-kelompok militer pro-Palestina.

Tak sekadar menebar ancaman, kelompok tersebut sudah sering bertempur dengan Israel.

Baca Juga: Israel Siap Perang Melawan Seluruh Negara Timur Tengah, Ancam Gunakan Senjata Kiamat

Organisasi Militer yang Pernah Menyerang Israel

1. Hamas


Hamas merupakan salah satu musuh utama Israel. Kelompok yang berbasis di Jalur Gaza, Palestina, ini selalu menjadi ancaman besar bagi keberlangsungan negara Yahudi tersebut.

Salah satu serangan terbesar Hamas adalah Operasi Badai al-Aqsa pada 7 Oktober 2023 yang memicu perang brutal Israel di Gaza hingga sekarang.

Serangan Hamas tersebut menjadi eskalasi paling serius sejak perang 11 hari pada 2021. Hamas mengeklaim pihaknya melakukan penyerangan dari darat, laut, dan udara.

Selain menembakkan ribuan roket, Israel juga mengonfirmasi bahwa para milisi Hamas memasuki wilayahnya. Militer Israel mengeklaim Operasi Badai al-Aqsa Hamas menewaskan lebih dari 1.000 orang.

2. Hizbullah


Sama seperti Hamas, Hizbullah juga menjadi ancaman besar bagi Israel. Berulang kali, keduanya sering terlibat pertempuran di sepanjang perbatasan Israel dan Lebanon.

Sebagai informasi, Hizbullah ini merupakan faksi politik dan militer pro-Iran yang berbasis di Lebanon. Pendiriannya dulu ditujukan untuk melawan pendudukan Israel di Lebanon Selatan.

Kendati sudah lama menarik diri dari Lebanon, Israel masih menjadi sasaran Hizbullah. Kelompok itu masih sering meneror Tel Aviv dengan serangan-serangan udaranya.

Terbaru, pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah bahkan menyebut kelompoknya siap berperang tanpa pengekangan, tanpa aturan, dan tanpa batasan apabila Israel melakukan serangan besar ke Lebanon.

3. Houthi


Berikutnya, ada juga Houthi. Jika Hamas di Palestina dan Hizbullah di Lebanon, kelompok ini berbasis di Yaman.

Sebagaimana Hamas dan Hizbullah, Houthi juga turut ambil langkah dalam menyerang Israel.

Contohnya, mereka melancarkan operasi melawan Israel tak lama setelah serangan Hamas ke Tel Aviv pada 7 Oktober 2023.

Selama enam bulan pertama, Houthi menembakkan rudal dan pesawat nirawak ke arah Eilat, pelabuhan strategis Israel di Laut Merah yang berjarak sekitar 1.000 mil dari Sanaa. Setelah itu, mereka bahkan mulai menyasar kapal-kapal di Laut Merah yang hendak menuju Israel.

Tujuan Houthi diklaim sebagai aksi dukungan atau solidaritas terhadap Palestina. Kelompok ini menyebut tindakannya tidak akan berakhir sampai Israel benar-benar angkat kaki dari Palestina.

Itulah tiga organisasi militer yang pernah menyerang Israel.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
AS Tak Akan Usik Program...
AS Tak Akan Usik Program Rudal Balistik Iran dalam Perundingan
Rekomendasi
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Rupiah Jeblok Lagi,...
Rupiah Jeblok Lagi, Dolar AS Makin Dekati Level Rp18.000
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
Berita Terkini
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Infografis
3 Penyebab Para Jenderal...
3 Penyebab Para Jenderal Israel Sudah Tak Ingin Serang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved