Iran: Lebanon Akan Jadi Neraka bagi Penjajah Israel!

Kamis, 04 Juli 2024 - 15:43 WIB
loading...
Iran: Lebanon Akan Jadi...
Pemerintah Iran menyatakan Lebanon akan menjadi neraka bagi penjajah Israel. Foto/REUTERS
A A A
TEHERAN - Pemerintah Iran mengatakan rezim Zionis Israel sedang mencoba mengompensasi kerugiannya dalam perang di Gaza dengan ingin mengobarkan perang di Lebanon.

Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Luar Negeri Iran Ali Bagheri Kani.

Menurutnya, rezim Zionis hanya akan menghadapi kegagalan dan kekalahan dalam perangnya melawan Hamas di Jalur Gaza.

“Israel sedang mencoba mengompensasi kerugiannya dengan memasuki zona perang lain,” kata Kani.

Baca Juga: Israel Siap Perang Melawan Seluruh Negara Timur Tengah, Ancam Gunakan Senjata Kiamat

"Lebanon akan menjadi neraka bagi penjajah [Israel]," ujarnya, seperti dikutip kantor berita Ma’an, Kamis (4/7/2024).

“Perlawanan di Lebanon merupakan pemain yang aktif dan efektif secara praktis, di lapangan, dan secara diplomatis. Ia telah memainkan peran kreatif dan membentuk pencegahan terhadap musuh," paparnya.

Kelompok perlawanan di Lebanon yang dimaksud Kani adalah Hizbullah.

Beberapa hari yang lalu, misi Iran untuk PBB menyatakan bahwa semua opsi akan tersedia jika pasukan pendudukan Israel memulai agresi militer skala penuh terhadap Lebanon.

Misi tersebut menambahkan, “Salah satu pilihannya adalah partisipasi penuh dari poros perlawanan jika terjadi perang sengit melawan Lebanon.”

Hal ini terjadi ketika Sekretaris Jenderal Hizbullah Hassan Nasrallah mengirimkan pesan yang jelas kepada para pemimpin dan militer Israel, dengan menegaskan; "Ancaman perluasan perang tidak membuat kami takut.”

"Pendudukan [Israel] dan Amerika sadar bahwa melancarkan perang terhadap Lebanon akan berdampak pada wilayah tersebut," ujarnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Rekor 32 Tahun Tumbang...
Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Berita Terkini
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved