Sentimen Pro-Palestina menguat, Partai Buruh Diprediksi Memenangi Pemilu Inggris

Kamis, 04 Juli 2024 - 12:15 WIB
loading...
A A A
Perdana Menteri Konservatif Rishi Sunak, yang menjabat sejak Oktober 2022, menyebut pemilu pada bulan Mei karena data ekonomi menunjukkan pemulihan, dengan inflasi berada pada tingkat yang lebih rendah dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

“Partai Buruh mungkin akan meraih mayoritas besar, dengan Konservatif menjadi oposisi utama. Perhatian akan tertuju pada berapa banyak kursi yang dapat dimenangkan oleh Partai Reformasi, mengingat ancaman yang ditimbulkan oleh Nigel Farage terhadap Partai Konservatif, dan juga perkembangan di Perancis,” kata James, mengacu pada keberhasilan gerakan sayap kanan Marine Le Pen dalam pemilu baru-baru ini.

Ia menggambarkan masa jabatan Sunak sebagai “pendek dan sangat sulit”.

“Dia telah menghadapi tantangan yang signifikan setelah pandemi ini, dampak perang Ukraina terhadap inflasi, dan tantangan untuk menyatukan Partai Konservatif. Hanya sedikit perdana menteri yang menghadapi begitu banyak tantangan besar dalam waktu sesingkat itu. Tujuannya adalah untuk menstabilkan kapal, namun hanya ada sedikit pencapaian kebijakan yang signifikan.”

Partai Konservatif, yang memimpin keluarnya Inggris dari Uni Eropa dengan janji mengurangi migrasi, telah gagal mencapai tujuan tersebut.

Migrasi bersih ke Inggris turun 10 persen menjadi 685.000 pada tahun 2023, dibandingkan dengan tahun sebelumnya, namun tetap berada di atas tingkat rata-rata dalam sejarah. Mayoritas orang melakukan perjalanan untuk bekerja atau belajar, dan jumlah yang jauh lebih sedikit – yaitu 29.437 migran dan pengungsi tidak berdokumen – yang tiba tahun lalu melalui perjalanan berbahaya melintasi Selat Inggris dari Perancis.

Mantan perdana menteri Konservatif, seperti David Cameron dan Theresa May, telah berjanji untuk mengurangi jumlah migrasi hingga puluhan ribu.

“Politisi sering menggunakan migrasi untuk mendapatkan suara menjelang pemilu dan sering kali kita melihat persaingan antar partai mengenai siapa yang akan menerapkan kebijakan paling keras terhadap pencari suaka,” Emilie McDonnell, staf advokasi dan komunikasi Inggris di Human Rights Watch memperingatkan.

Baca Juga: Penumpang Disuguhi Makanan Basi, Pesawat Delta Airlines Alihkan Penerbangan

“Pemerintah Inggris berikutnya perlu mengatur ulang narasi mengenai migrasi dan melawan retorika yang menyebarkan rasa takut dan tidak manusiawi yang tidak dapat dihindari pasca pemilu,” katanya kepada Al Jazeera.

Partai Buruh telah berjanji untuk membatalkan skema kontroversial Rwanda yang dikembangkan oleh Partai Konservatif, yang bertujuan untuk mendeportasi pengungsi dan migran tidak berdokumen untuk memproses permohonan suaka di negara Afrika tersebut.

Hingga saat ini, belum ada penerbangan yang lepas landas karena adanya penolakan hukum dan masalah kemanusiaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Meghan Markle Siap Kembali...
Meghan Markle Siap Kembali ke Inggris Bersama Pangeran Harry dan Anak-anaknya
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 4.118 Orang, 16.740 Terluka
AS kembali Serang Iran,...
AS kembali Serang Iran, Teheran Hujani Qatar hingga UEA dengan Rudal dan Drone
Rekomendasi
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan ke-2 Hari Ini, Roy Suryo Siap Dengarkan Jawaban Polda Metro Jaya
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
Kebakaran Landa Permukiman...
Kebakaran Landa Permukiman Warga di Pulogadung, 3 Orang Tewas dan 1 Luka
Berita Terkini
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
Infografis
Pemilu Nasional dan...
Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Apa Saja Dampaknya?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved