Gencatan Senjata di Gaza Diprediksi Cegah Perang Besar-besaran antara Israel dan Hizbullah
Kamis, 04 Juli 2024 - 11:50 WIB
loading...
Perang besar-besaran Israel dan Hizbullah bisa gagal ketika gencatan senjata di Gaza sukses. Foto/AP
A
A
A
GAZA - Perundingan gencatan senjata antara Hamas dan Israel membuka kemungkinan kegagalan perang besar-besaran antara Israel dan Hizbullah.
Rami Khouri, analis politik dan peneliti terkemuka di American University of Beirut, mengatakan keuntungan lain bagi Perdana Menteri Israel Netanyahu dalam mencapai kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas adalah mencegah perang di utara negara itu melawan Hizbullah, pada saat pasukan Israel kelelahan dan kewalahan secara militer.
“Pasukannya sudah habis. Tentara Israel kewalahan… Perekonomian berada dalam kesulitan besar akibat perang. Puluhan ribu warga Israel telah pindah dari wilayah selatan dan utara Israel. Semua masalah ini akan terselesaikan jika ada gencatan senjata,” kata Khouri kepada Al Jazeera.
“Netanyahu, khususnya, terus mengatakan kami akan menyerang Lebanon. Kami akan menghancurkan Hizbullah. Namun mereka tidak memiliki kapasitas untuk melakukan hal tersebut ketika mereka masih berperang di Gaza,” kata Khouri.
Khouri mengungkapkan, gencatan senjata penuh di Gaza akan memberikan apa yang diinginkan Hizbullah untuk menghentikan pertempurannya dengan Israel. “Hizbullah telah berkali-kali mengatakan: Kami akan berhenti menyerang Israel jika Israel berhenti menyerang Gaza.”
Rami Khouri, analis politik dan peneliti terkemuka di American University of Beirut, mengatakan keuntungan lain bagi Perdana Menteri Israel Netanyahu dalam mencapai kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas adalah mencegah perang di utara negara itu melawan Hizbullah, pada saat pasukan Israel kelelahan dan kewalahan secara militer.
“Pasukannya sudah habis. Tentara Israel kewalahan… Perekonomian berada dalam kesulitan besar akibat perang. Puluhan ribu warga Israel telah pindah dari wilayah selatan dan utara Israel. Semua masalah ini akan terselesaikan jika ada gencatan senjata,” kata Khouri kepada Al Jazeera.
“Netanyahu, khususnya, terus mengatakan kami akan menyerang Lebanon. Kami akan menghancurkan Hizbullah. Namun mereka tidak memiliki kapasitas untuk melakukan hal tersebut ketika mereka masih berperang di Gaza,” kata Khouri.
Khouri mengungkapkan, gencatan senjata penuh di Gaza akan memberikan apa yang diinginkan Hizbullah untuk menghentikan pertempurannya dengan Israel. “Hizbullah telah berkali-kali mengatakan: Kami akan berhenti menyerang Israel jika Israel berhenti menyerang Gaza.”
Lihat Juga :