Kamala Harris Layak Gantikan Joe Biden sebagai Capres pada Pemilu Presiden AS

Kamis, 04 Juli 2024 - 10:57 WIB
loading...
A A A
Para pembantu Harris menolak pembicaraan mengenai calon Demokrat yang tidak menyertakan Biden dan Harris. “Wakil Presiden Harris berharap dapat menjalani masa jabatan kedua bersama Presiden Joe Biden,” demikian pernyataan dari kantornya.

Kampanye Biden telah mengumpulkan 3.894 delegasi setelah pemilihan pendahuluan di tingkat negara bagian, sehingga hanya menyisakan beberapa lusin delegasi yang “tidak terikat” yang masih unggul. Mereka diperkirakan akan secara resmi mencalonkan Biden pada akhir bulan ini dalam pertemuan virtual, menjelang konvensi pencalonan Partai Demokrat pada bulan Agustus.

“Semua delegasi bukan hanya delegasi Joe Biden, mereka adalah delegasi Kamala Harris,” kata Trujillo, seraya menambahkan “dia akan mendapat delegasi dan dukungan yang cukup besar di seluruh 50 negara bagian pada hari pertama,” katanya.

Donna Brazile, mantan ketua sementara Komite Nasional Partai Demokrat, yang memiliki peran penting dalam komite pada Konvensi Nasional Partai Demokrat pada bulan Agustus tahun ini, mengatakan orang yang dapat segera turun tangan, jika Biden memutuskan untuk tidak mencalonkan diri, adalah Harris.

“Orang-orang mungkin memimpikan pahlawan super lain, tapi ada prosesnya dan terakhir kali saya memeriksanya, itu adalah pasangan Biden-Harris, dia adalah kandidat nomor dua,” kata Brazile, seraya menambahkan bahwa Biden tetap menjadi calon dari Partai Demokrat dan “tidak.”

Melewatkan wakil presiden pertama yang berkulit hitam dan perempuan untuk kandidat lain akan menimbulkan reaksi balik dari pemilih kulit hitam dan perempuan yang merupakan kunci kemenangan, kata beberapa ahli strategi Partai Demokrat.
'
Meski begitu, Harris tidak ikut serta dalam banyak spekulasi sejak debat tersebut karena beberapa anggota Partai Demokrat yang berpengaruh tidak yakin dia bisa mengalahkan Trump.

Amerika Serikat belum pernah memilih presiden perempuan, dan Harris menghabiskan sebagian besar waktunya sebagai wakil presiden berjuang untuk menonjolkan dirinya dalam peran yang menurut definisinya adalah peran pendukung. Baru-baru ini, pada tahun lalu, banyak orang di Gedung Putih dan tim kampanye Biden secara pribadi khawatir bahwa dia adalah pihak yang bertanggung jawab dalam kampanye tersebut.

Baca Juga: Meski Dinilai Lemah dan Terancam Kalah, Joe Biden Tetap Ngotot Jadi Capres

Sejak itu, Harris berhasil menemukan langkahnya dalam isu hak aborsi namun jajak pendapatnya belum menunjukkan kemajuan yang signifikan. Peringkat persetujuan Harris melayang di bawah 40%, namun menurut jajak pendapat baru-baru ini yang disorot oleh kampanye Biden, ia dan presiden tersebut memiliki peluang yang sama untuk mengalahkan Trump.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Iran Hancurkan Markas...
Iran Hancurkan Markas Besar Armada Ke-5 AS di Bahrain, Amerika Habisi 7 Tentara Teheran
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Heboh! Polisi Geledah...
Heboh! Polisi Geledah Rumah Eks Wamen, 375 Kg Emas Batangan Ditemukan
Makkah Bakal Gelap Gulita...
Makkah Bakal Gelap Gulita di Tanggal Ini, Ada Gerhana Matahari Total!
Rekomendasi
Fakta Unik Piala Dunia...
Fakta Unik Piala Dunia 2026: Pertama Sejak 44 Tahun, Partai Final Tanpa Pemain Bayern Munich
Hak Asuh Anak setelah...
Hak Asuh Anak setelah Perceraian dalam Islam, Kapan Anak Boleh Memilih Ayah atau Ibunya?
CFIRST Sayangkan Langkah...
CFIRST Sayangkan Langkah JPU Ajukan Banding dalam Kasus Dedi Saputra
Berita Terkini
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Infografis
Identitas Kamala Harris,...
Identitas Kamala Harris, Calon Presiden AS Pengganti Joe Biden
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved