Tak Hanya 2, China Pamer Pembom H-6K Mampu Angkut 4 Rudal Balistik
Selasa, 02 Juli 2024 - 19:45 WIB
loading...
A
A
A
Rudal tersebut melakukan debut resminya pada Airshow China 2022 yang diadakan di Zhuhai, Provinsi Guangdong, China Selatan.
Pada saat itu, satu pesawat pembom H-6K yang membawa satu rudal di bawah setiap sayapnya dipajang secara statis kepada pengunjung acara.
Media asing juga mencatat China Central Television untuk pertama kalinya merilis klip yang menunjukkan pembom H-6K menembakkan rudal tersebut pada bulan Mei.
Mengutip desain aerodinamis dari rudal tersebut, para ahli yang dihubungi Global Times mengatakan rudal tersebut kemungkinan merupakan jenis rudal balistik yang diluncurkan dari udara yang dapat mengenai sasaran yang tidak bergerak serta sasaran yang bergerak lambat termasuk kapal induk, dengan kecepatan hipersonik dari jarak jauh.
Karena rudal tersebut tampak lebih besar dan lebih berat dibandingkan jenis amunisi lain yang dibawa oleh H-6K, para pengamat berasumsi pembom tersebut hanya dapat membawa dua, bukan empat, namun foto resmi terbaru meniadakan anggapan tersebut, menurut seorang pakar militer China yang tidak ingin disebutkan namanya pada Global Times pada Senin (1/7/2024).
Pada saat itu, satu pesawat pembom H-6K yang membawa satu rudal di bawah setiap sayapnya dipajang secara statis kepada pengunjung acara.
Media asing juga mencatat China Central Television untuk pertama kalinya merilis klip yang menunjukkan pembom H-6K menembakkan rudal tersebut pada bulan Mei.
Mengutip desain aerodinamis dari rudal tersebut, para ahli yang dihubungi Global Times mengatakan rudal tersebut kemungkinan merupakan jenis rudal balistik yang diluncurkan dari udara yang dapat mengenai sasaran yang tidak bergerak serta sasaran yang bergerak lambat termasuk kapal induk, dengan kecepatan hipersonik dari jarak jauh.
Karena rudal tersebut tampak lebih besar dan lebih berat dibandingkan jenis amunisi lain yang dibawa oleh H-6K, para pengamat berasumsi pembom tersebut hanya dapat membawa dua, bukan empat, namun foto resmi terbaru meniadakan anggapan tersebut, menurut seorang pakar militer China yang tidak ingin disebutkan namanya pada Global Times pada Senin (1/7/2024).
Lihat Juga :