Mahkamah Agung Keluarkan Imunitas untuk Donald Trump, Joe Biden Marah Besar
Selasa, 02 Juli 2024 - 08:25 WIB
loading...
A
A
A
Pidato politik tersebut muncul pada saat yang kritis bagi kampanye Biden ketika ia mencoba untuk menghilangkan kekhawatiran yang terus-menerus mengenai usianya yang diperburuk oleh penampilannya dalam debat presiden minggu lalu. Kinerjanya yang tidak stabil menimbulkan kecemasan di antara beberapa donor utama dan menimbulkan pertanyaan tidak nyaman bagi Partai Demokrat tentang apakah ia harus tetap menjadi kandidat mereka, apalagi menjalani empat tahun lagi di Gedung Putih.
Selama pidatonya pada hari Senin, Biden tampak waspada, membaca dengan penuh semangat dari teleprompter di Cross Hall Gedung Putih. Namun dia tidak menjawab pertanyaan, langsung mundur setelah pernyataan tertulisnya yang berdurasi lima menit.
Baca Juga: Pemimpin Dagestan Tuding Teroris Internasional Jadi Dalang Serangan Mematikan
Biden merujuk pada pemberontakan di Gedung Capitol AS pada 6 Januari 2021 dan menyebutnya sebagai “salah satu hari paling gelap dalam sejarah Amerika.” Dia mengatakan keputusan pengadilan membuat Trump kecil kemungkinannya untuk diadili atas tuduhan pidana terkait kerusuhan sebelum pemilu.
“Saya tahu saya akan menghormati batasan kekuasaan presiden yang saya miliki selama tiga setengah tahun, tetapi presiden mana pun – termasuk Donald Trump – sekarang bebas untuk mengabaikan undang-undang tersebut,” kata Biden.
Biden menjadikan perlindungan demokrasi sebagai prinsip utama kampanyenya.
Selama pidatonya pada hari Senin, Biden tampak waspada, membaca dengan penuh semangat dari teleprompter di Cross Hall Gedung Putih. Namun dia tidak menjawab pertanyaan, langsung mundur setelah pernyataan tertulisnya yang berdurasi lima menit.
Baca Juga: Pemimpin Dagestan Tuding Teroris Internasional Jadi Dalang Serangan Mematikan
Biden merujuk pada pemberontakan di Gedung Capitol AS pada 6 Januari 2021 dan menyebutnya sebagai “salah satu hari paling gelap dalam sejarah Amerika.” Dia mengatakan keputusan pengadilan membuat Trump kecil kemungkinannya untuk diadili atas tuduhan pidana terkait kerusuhan sebelum pemilu.
“Saya tahu saya akan menghormati batasan kekuasaan presiden yang saya miliki selama tiga setengah tahun, tetapi presiden mana pun – termasuk Donald Trump – sekarang bebas untuk mengabaikan undang-undang tersebut,” kata Biden.
Biden menjadikan perlindungan demokrasi sebagai prinsip utama kampanyenya.
Lihat Juga :