Mengharukan, Bocah China yang Hilang 28 Tahun Silam Temukan Orang Tua Kandungnya

Senin, 01 Juli 2024 - 14:55 WIB
loading...
Mengharukan, Bocah China...
Bocah China yang hilang 28 tahun silam berhasil menemukan orang tua kandungnya. Foto/Sydney Today
A A A
BEIJING - Seorang lulusan PhD keturunan China yang diadopsi pada usia empat tahun oleh pasangan dari Belanda telah menemukan orang tua kandungnya setelah pencarian selama 12 tahun.

Pencarian tanpa henti Gouming Martens selama 12 tahun untuk menemukan asal-usulnya telah menyentuh hati banyak orang secara online.

Hampir tiga dekade lalu, Martens tersesat di stasiun kereta api saat bepergian bersama orang tuanya dari rumah mereka di provinsi Jiangsu, China timur, ke kampung halaman ibunya di provinsi Sichuan barat daya, pada usia tiga tahun pada tahun 1994.

Orang-orang yang baik hati mengirimnya ke panti asuhan dan dia diadopsi oleh pasangan Belanda, Jozef dan Maria Martens, pada tahun 1996.

Pasangan itu menamainya Gouming, diambil dari nama yang diberikan oleh panti asuhan, Gou Yongming, agar dia ingat dari mana asalnya.

Orang tua angkatnya mendukung pencarian orang tua kandungnya.
Mengharukan, Bocah China yang Hilang 28 Tahun Silam Temukan Orang Tua Kandungnya

Foto/SCMP/Douyin

Pada tahun 2007, keluarga tersebut kembali ke China bersama untuk mencari petunjuk, tetapi panti asuhan tersebut telah hilang. Namun, Gouming tidak pernah menyerah dalam pencariannya.

Dia menghabiskan lima tahun mempelajari kembali bahasa Mandarin yang telah dia lupakan dan melakukan pekerjaan paruh waktu untuk membiayai tiga perjalanan ke China selama masa kuliahnya.

Dia mendaftar ke Baobeihuijia, Baby Come Home, sebuah operasi relawan yang didedikasikan untuk membantu orang menemukan keluarga yang hilang, pada tahun 2012, dan mencari orang tua kandungnya dengan bantuan relawan.

Sementara itu, dia menyelesaikan studinya di Universitas Leiden di Belanda, dan lulus dengan gelar PhD di bidang linguistik dari McGill University di Kanada.

Dia sekarang bekerja di Kanada sebagai ahli pengenalan suara artificial intelligence (AI).

Kabar baik tiba pada bulan Oktober tahun lalu, ketika para relawan memberi tahu Gouming bahwa DNA-nya cocok dengan ibu kandungnya, Wen Xurong.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Piala Dunia 2026: Spanyol...
Piala Dunia 2026: Spanyol Hancurkan Arab Saudi 4-0
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
Head to Head Indonesia...
Head to Head Indonesia vs China: 38 Tahun Tanpa Kemenangan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved