Rusia Serang New York di Donbas dengan Bom Raksasa, 60 Tentara Ukraina Tewas
Senin, 01 Juli 2024 - 07:30 WIB
loading...
A
A
A
FAB-3000 dilaporkan dikerahkan untuk pertama kalinya di desa Liptsy selama serangan Rusia di Wilayah Kharkiv dua minggu lalu.
Pakar militer Rusia mengatakan bahwa bom FAB-3000 memiliki kekuatan yang cukup untuk menghancurkan benteng terkuat sekalipun, dan bahwa teknologi baru memungkinkan sasaran ditembakkan dengan tingkat akurasi yang tinggi.
Para pakar Barat juga mengakui bahwa FAB-3000 dan bom-bom kecil yang diluncurkan dari udara, yang di-upgrade Rusia dengan sayap pop-out dan navigasi satelit, menimbulkan ancaman yang sangat serius bagi militer Ukraina.
Defense News menulis awal pekan ini bahwa dalam beberapa bulan terakhir Rusia telah menggunakan persenjataan semacam ini melawan pasukan garis depan Ukraina. “Saat ini, Ukraina hanya memiliki sedikit kekuatan untuk melawan serangan bom,” tulis media spesialis militer itu dalam laporannya.
Pemukiman New York pertama kali muncul di peta pada pertengahan abad ke-19, namun asal-usul namanya saat ini tidak jelas.
Beberapa sejarawan mengatakan nama itu terkait dengan seorang pengusaha Amerika, yang beroperasi di desa tersebut, sementara yang lain menghubungkannya dengan pemukim Mennonite, yang datang ke daerah tersebut dari kota Jork di Jerman.
Pakar militer Rusia mengatakan bahwa bom FAB-3000 memiliki kekuatan yang cukup untuk menghancurkan benteng terkuat sekalipun, dan bahwa teknologi baru memungkinkan sasaran ditembakkan dengan tingkat akurasi yang tinggi.
Para pakar Barat juga mengakui bahwa FAB-3000 dan bom-bom kecil yang diluncurkan dari udara, yang di-upgrade Rusia dengan sayap pop-out dan navigasi satelit, menimbulkan ancaman yang sangat serius bagi militer Ukraina.
Defense News menulis awal pekan ini bahwa dalam beberapa bulan terakhir Rusia telah menggunakan persenjataan semacam ini melawan pasukan garis depan Ukraina. “Saat ini, Ukraina hanya memiliki sedikit kekuatan untuk melawan serangan bom,” tulis media spesialis militer itu dalam laporannya.
Pemukiman New York pertama kali muncul di peta pada pertengahan abad ke-19, namun asal-usul namanya saat ini tidak jelas.
Beberapa sejarawan mengatakan nama itu terkait dengan seorang pengusaha Amerika, yang beroperasi di desa tersebut, sementara yang lain menghubungkannya dengan pemukim Mennonite, yang datang ke daerah tersebut dari kota Jork di Jerman.
Lihat Juga :