Ini yang Terjadi Jika Joe Biden Mundur dari Pertarungan Pilpres AS

Minggu, 30 Juni 2024 - 11:25 WIB
loading...
A A A
Mengutip Channel News Asia, Minggu (30/6/2024), jika Biden mundur, para delegasi harus mencari penggantinya. Hal ini berarti membawa politik AS kembali ke masa lalu, ketika para pemimpin partai berebut memilih calon melalui pembuatan kesepakatan di ruang tertutup dan putaran pemungutan suara yang tiada habisnya.

Pada 31 Maret 1968, Presiden Lyndon Johnson membuat pengumuman mengejutkan di tengah Perang Vietnam bahwa dia tidak akan mencalonkan diri kembali sebagai presiden.

Tindakan ini mengubah konvensi tahun itu, juga di Chicago, menjadi krisis politik dengan pengunjuk rasa di jalan dan delegasi sayap kiri marah atas sikap pro-perang dari kandidat yang dipilih partai Hubert Humphrey.

Setelah kegagalan tersebut, negara-negara bagian secara lebih luas menerima proses pemilihan pendahuluan dan konvensi-konvensi menjadi urusan yang berjalan lancar, yang hasilnya telah diketahui sebelumnya karena ditentukan melalui pemilihan pendahuluan.

Jika seorang kandidat harus mengundurkan diri setelah dicalonkan secara resmi di konvensi, badan pengurus resmi sebuah partai, baik Komite Nasional Demokrat atau Komite Nasional Partai Republik, akan mencalonkan kandidat baru dalam sidang luar biasa.

Siapa yang Mungkin Menggantikan Biden?


Wakil Presiden Harris hampir pasti berada di urutan teratas dalam daftar tersebut, namun dia menghadapi masalah setelah awal yang sulit dalam pekerjaannya dan hasil jajak pendapat yang buruk.

Konstitusi AS menetapkan bahwa wakil presiden menjadi presiden jika presiden meninggal atau menjadi tidak mampu, namun hal ini tidak mempertimbangkan proses antarpartai dalam memilih calon presiden.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Anda Akan Sendirian jika Terus Serang Iran
Tegas! Erdogan: Israel...
Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia
Rekomendasi
IFG Life Lindungi Lebih...
IFG Life Lindungi Lebih dari 20.000 Peserta BTN JAKIM 2026
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
Berita Terkini
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Infografis
Ini 3 Negara Musuh AS...
Ini 3 Negara Musuh AS yang Tidak Terkena Tarif Impor Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved