Pendiri WikiLeaks Disambut bak Pahlawan di Australia
Rabu, 26 Juni 2024 - 19:15 WIB
loading...
A
A
A
“Saat bekerja sebagai jurnalis, saya mendorong sumber saya untuk memberikan informasi yang dikatakan rahasia untuk mempublikasikan informasi tersebut,” katanya di pengadilan. "Saya yakin Amandemen Pertama melindungi aktivitas itu, tapi saya menerima bahwa itu... merupakan pelanggaran terhadap undang-undang spionase."
Ketua Hakim Distrik AS Ramona V. Manglona menerima pengakuan bersalahnya, dan menyatakan bahwa pemerintah AS mengindikasikan tidak ada korban pribadi dari tindakan Assange.
Dia mengucapkan selamat ulang tahun kepada Assange, yang akan berulang tahun ke-53 pada tanggal 3 Juli, setelah dia membebaskannya karena sudah menjalani hukuman di penjara Inggris.
Baca Juga: Pendiri WikiLeaks Assange Tiba di Pengadilan AS
"Kami sangat yakin bahwa Assange seharusnya tidak didakwa berdasarkan Undang-Undang Spionase dan terlibat dalam tindakan yang dilakukan jurnalis setiap hari," kata pengacaranya di AS, Barry Pollack, kepada wartawan di luar pengadilan.
Dia mengatakan pekerjaan WikiLeaks akan terus berlanjut.
Pengacara Assange di Inggris dan Australia Jennifer Robinson berterima kasih kepada pemerintah Australia karena telah menjamin pembebasan Assange. Ayahnya, John Shipton, mengatakan kepada Reuters bahwa dia merasa lega.
“Julian bisa pulang ke Australia dan bertemu keluarganya secara teratur dan melakukan hal-hal biasa dalam hidup adalah sebuah harta karun,” kata Shipton di Canberra, tempat dia menunggu putranya. "Keindahan hal-hal biasa adalah inti kehidupan."
Ketua Hakim Distrik AS Ramona V. Manglona menerima pengakuan bersalahnya, dan menyatakan bahwa pemerintah AS mengindikasikan tidak ada korban pribadi dari tindakan Assange.
Dia mengucapkan selamat ulang tahun kepada Assange, yang akan berulang tahun ke-53 pada tanggal 3 Juli, setelah dia membebaskannya karena sudah menjalani hukuman di penjara Inggris.
Baca Juga: Pendiri WikiLeaks Assange Tiba di Pengadilan AS
Dipuja seperti Pahlawan
Meskipun pemerintah AS menganggap Assange ceroboh karena menempatkan agen-agennya dalam risiko bahaya dengan mempublikasikan nama mereka, para pendukung Assange memujinya sebagai pahlawan karena mempromosikan kebebasan berpendapat dan mengungkap kejahatan perang."Kami sangat yakin bahwa Assange seharusnya tidak didakwa berdasarkan Undang-Undang Spionase dan terlibat dalam tindakan yang dilakukan jurnalis setiap hari," kata pengacaranya di AS, Barry Pollack, kepada wartawan di luar pengadilan.
Dia mengatakan pekerjaan WikiLeaks akan terus berlanjut.
Pengacara Assange di Inggris dan Australia Jennifer Robinson berterima kasih kepada pemerintah Australia karena telah menjamin pembebasan Assange. Ayahnya, John Shipton, mengatakan kepada Reuters bahwa dia merasa lega.
“Julian bisa pulang ke Australia dan bertemu keluarganya secara teratur dan melakukan hal-hal biasa dalam hidup adalah sebuah harta karun,” kata Shipton di Canberra, tempat dia menunggu putranya. "Keindahan hal-hal biasa adalah inti kehidupan."
Lihat Juga :