Profil Kais Saied, Presiden Tunisia yang Pecat Menteri Agama Setelah Puluhan Warga Meninggal dalam Ibadah Haji
Rabu, 26 Juni 2024 - 12:15 WIB
loading...
A
A
A
Selama menjadi Presiden Tunisia, Saied sempat membebaskan perdana menteri dari tugasnya, mengambil alih kekuasaan eksekutif, memberhentikan Parlemen dan menutup kantor beberapa kantor berita asing di tahun 2021.
Keputusan tersebut dikecam oleh organisasi hak asasi manusia dan dianggap oleh beberapa media asing dan entitas politik Tunisia sebagai kudeta mandiri.
Kemudian di tahun 2022, Saied membubarkan Dewan Kehakiman Tertinggi, badan yang bertanggung jawab atas independensi peradilan.
Hal ini terjadi beberapa hari setelah keputusan negara tersebut membubarkan badan peradilan tertinggi yang menuai kecaman internasional.
Akibat keputusan Presiden tersebut, lebih dari dua ratus hakim dan pengacara berjubah hitam berdemonstrasi di luar pengadilan utama di ibu kota Tunisia pada Kamis, 10 Februari 2022.
Sejak kudeta mandiri, beberapa penangkapan terhadap politisi tingkat tinggi seperti mantan Perdana Menteri Ali Larayedh, mantan Perdana Menteri Hamadi Jebali dan mantan Presiden Moncef Marzouki dan banyak lagi telah dilakukan.
Baca juga: Hamas Persenjatai Diri Lagi dari Bom Israel yang Belum Meledak di Gaza
Keputusan tersebut dikecam oleh organisasi hak asasi manusia dan dianggap oleh beberapa media asing dan entitas politik Tunisia sebagai kudeta mandiri.
Kemudian di tahun 2022, Saied membubarkan Dewan Kehakiman Tertinggi, badan yang bertanggung jawab atas independensi peradilan.
Hal ini terjadi beberapa hari setelah keputusan negara tersebut membubarkan badan peradilan tertinggi yang menuai kecaman internasional.
Akibat keputusan Presiden tersebut, lebih dari dua ratus hakim dan pengacara berjubah hitam berdemonstrasi di luar pengadilan utama di ibu kota Tunisia pada Kamis, 10 Februari 2022.
Sejak kudeta mandiri, beberapa penangkapan terhadap politisi tingkat tinggi seperti mantan Perdana Menteri Ali Larayedh, mantan Perdana Menteri Hamadi Jebali dan mantan Presiden Moncef Marzouki dan banyak lagi telah dilakukan.
Baca juga: Hamas Persenjatai Diri Lagi dari Bom Israel yang Belum Meledak di Gaza
(sya)
Lihat Juga :