Algojo Tersangar yang Jadi Bintang TikTok Meninggal setelah Dibebaskan dari Penjara

Selasa, 25 Juni 2024 - 09:01 WIB
loading...
A A A
Bouya telah menjalani hukuman penjara 42 tahun karena pembunuhan.

Namun lusinan hukuman gantung yang dia lakukan di penjara membantu mengurangi hukumannya hingga dia dibebaskan dari penjara tertinggi di Dhaka tahun lalu.

Bangladesh menduduki peringkat ketiga di dunia dalam hal hukuman mati yang dijatuhkan menurut kelompok hak asasi manusia (HAM) Amnesty International, dan menugaskan narapidana untuk melaksanakan hukuman gantung.

Bouya, seorang revolusioner Marxis yang banyak membaca, pada tahun 1970-an bergabung dengan pemberontak Sarbahara yang dilarang dan mencoba menggulingkan pemerintah yang mereka anggap sebagai boneka negara tetangga, India.

Dia dihukum atas kematian seorang sopir truk pada tahun 1979 dalam baku tembak dengan polisi.

Dalam tahanan selama persidangannya—sebuah proses yang memakan waktu 12 tahun—dia memperhatikan perlakuan “kelas satu” yang diberikan kepada para algojo, menyaksikan salah satu dari mereka dipijat oleh empat narapidana lainnya.

"Seorang algojo mempunyai kekuatan yang begitu besar," katanya semasa hidup. Dia pun dengan sukarela menawarkan jasanya.

Otoritas penjara menyebutkan total 26 eksekusi yang dilakukan Bouya, namun dia mengaku ikut serta dalam 60 eksekusi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Menteri Bangladesh Selamatkan...
Menteri Bangladesh Selamatkan 'Donald Trump' dari Penyembelihan di Hari Raya Iduladha
Korupsi, 2 Eks Menhan...
Korupsi, 2 Eks Menhan China Dijatuhi Hukuman Mati
Kue Ultah Menteri Israel...
Kue Ultah Menteri Israel Bergambar Tali Gantungan, Rayakan Hukuman Mati Tawanan Palestina
Dulu Diremehkan, Kreator...
Dulu Diremehkan, Kreator Konten Ayu Selvia Kini Raup Ratusan Juta per Bulan dari Sosmed
Serangan Rudal Iran...
Serangan Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer di Yordania, Korban Jiwa Tentara AS Bertambah
Rekomendasi
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Komitmen Dukung Ekonomi Nasabah Pensiunan lewat Toko Aice Manado
Berita Terkini
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani dan Istrinya Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved