Ribuan Pejuang Asing Siap Bergabung dengan Hizbullah

Minggu, 23 Juni 2024 - 17:14 WIB
loading...
A A A
Beberapa kelompok tersebut telah melancarkan serangan terhadap Israel dan sekutunya sejak perang Israel-Hamas dimulai pada 7 Oktober. Kelompok-kelompok yang disebut sebagai “poros perlawanan” mengatakan bahwa mereka menggunakan “strategi kesatuan arena” dan mereka akan melakukan hal yang sama. hanya berhenti berperang ketika Israel mengakhiri serangannya di Gaza terhadap sekutu mereka, Hamas.

“Kami akan (berjuang) bahu-membahu dengan Hizbullah” jika perang habis-habisan terjadi, kata seorang pejabat kelompok yang didukung Iran di Irak kepada The Associated Press di Bagdad, dan bersikeras untuk berbicara secara anonim untuk membahas masalah militer. Dia menolak memberikan rincian lebih lanjut.

Pejabat itu, bersama seorang lainnya dari Irak, mengatakan beberapa penasihat dari Irak sudah berada di Lebanon.

Seorang pejabat kelompok Lebanon yang didukung Iran, yang juga menolak disebutkan namanya, mengatakan para pejuang dari Pasukan Mobilisasi Populer Irak, Fatimiyoun dari Afghanistan, Zeinabiyoun dari Pakistan, dan kelompok pemberontak di Yaman yang didukung Iran yang dikenal sebagai Houthi bisa datang ke Lebanon untuk mengambil bagian dalam perang.

Qassim Qassir, pakar Hizbullah, sependapat bahwa pertempuran saat ini sebagian besar didasarkan pada teknologi tinggi seperti penembakan rudal dan tidak memerlukan sejumlah besar pesawat tempur. Namun jika perang terjadi dan berlangsung dalam jangka waktu lama, Hizbullah mungkin memerlukan dukungan dari luar Lebanon.

“Mengisyaratkan hal ini bisa jadi bahwa ini adalah kartu yang bisa digunakan, ”ujarnya.

Baca Juga: Iran Yakin Israel akan Pecundang Terbesar dalam Perang Melawan Hizbullah

Israel juga menyadari kemungkinan masuknya pejuang asing.

Eran Etzion, mantan kepala perencanaan kebijakan Kementerian Luar Negeri Israel, mengatakan pada diskusi panel yang diselenggarakan oleh Institut Timur Tengah yang berbasis di Washington pada hari Kamis bahwa ia melihat “kemungkinan besar” terjadinya “perang multi-front.”

Dia mengatakan mungkin ada intervensi oleh milisi Houthi dan Irak serta “aliran besar jihadis dari (tempat) termasuk Afghanistan, Pakistan” ke Lebanon dan ke wilayah Suriah yang berbatasan dengan Israel.

Daniel Hagari, juru bicara militer Israel, mengatakan dalam pernyataan yang disiarkan televisi pekan lalu bahwa sejak Hizbullah memulai serangannya terhadap Israel pada 8 Oktober, mereka telah menembakkan lebih dari 5.000 roket, rudal anti-tank, dan drone ke arah Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Israel Serang Markas...
Israel Serang Markas Komando Hizbullah, Targetkan Lokasi Penyimpanan Senjata
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Tegas! Erdogan: Israel...
Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia
Rekomendasi
Pianis Dunia Rueibin...
Pianis Dunia Rueibin Chen Akan Tampil di Jakarta, Bawakan Mahakarya Brahms
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
Kejagung Ungkap Siasat...
Kejagung Ungkap Siasat Curang Pengadaan Motor Listrik BGN
Berita Terkini
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Infografis
Amerika Serikat Umumkan...
Amerika Serikat Umumkan Siap Perang dengan China!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved