AS Diduga Diam-diam Melatih Brigade Azov Ukraina yang Dicap Neo-Nazi

Minggu, 23 Juni 2024 - 13:26 WIB
loading...
A A A
Foto kedua menunjukkan sekelompok besar pasukan Amerika, Polandia, dan Ukraina saling memegang bendera nasional, bersama dengan bendera Brigade Azov.

Dalam laporan mengenai foto yang diterbitkan pada hari Sabtu (22/6/2024), The Intercept menyatakan bahwa Pentagon, Departemen Luar Negeri, dan Brigade Azov semuanya menolak mengomentari operasi pelatihan tersebut.

Didirikan oleh penganut supremasi kulit putih Andrey Biletsky pada tahun 2014, Batalyon Azov mengisi barisannya dengan anggota kelompok nasionalis kulit putih dan neo-Nazi yang lebih kecil dan berperang di pihak Kyiv melawan pasukan pro-Rusia di wilayah Donbas pada tahun yang sama.

Unit ini secara resmi diintegrasikan ke dalam garda nasional Ukraina sebagai Resimen Azov pada tahun 2015, dan diperluas menjadi Brigade Azov yang lebih besar pada tahun 2023, ketika unit tersebut dibangun kembali setelah hampir dihancurkan oleh pasukan Rusia di Mariupol pada musim panas sebelumnya.

Sepanjang sejarahnya selama satu dekade, Brigade Azov telah banyak menggunakan ikonografi neo-Nazi di medan perang, termasuk simbol Wolfsangel. Ikon rahasia ini digunakan oleh beberapa divisi Jerman selama Perang Dunia II, termasuk Divisi Panzer SS ke-2.

Para pejabat AS belum mengklarifikasi kapan mereka memberlakukan larangan bantuan militer kepada unit tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Heli Militer Mi-17 Pakistan...
Heli Militer Mi-17 Pakistan Jatuh, 22 Tentara Tewas termasuk 3 Perwira
Rekomendasi
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved