Unjuk Kekuatan, Jet Tempur Tornado Jerman Jatuhkan Bom GBU-54 Berpemandu Laser di Alaska
Minggu, 23 Juni 2024 - 12:50 WIB
loading...
Unjuk kekuatan, jet-jet tempur Tornado Jerman jatuhkan bom GBU-54 berpemandu laser di Alaska. Foto/REUTERS
A
A
A
WASHINGTON - Jet-jet tempur Tornado Jerman telah menjatuhkan bom presisi canggih berpemandu laser sebagai bagian dari latihan Pacific Skies 24 di Alaska.
“Tornado [Luftwaffe] menjatuhkan bom dalam Pacific Skies 24 di Alaska. GBU54, bom berpemandu laser,” kata Angkatan Udara Jerman pada Sabtu.
Selama unjuk kekuatan tersebut, untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun, pesawat tempur Jerman turun ke ketinggian penerbangan minimum 30 meter (98 kaki), dan naik tepat sebelum menjatuhkan bom. Demikian laporan surat kabar Jerman; Munchner Merkur.
Baca Juga: Rusia Ingin Kerahkan Pesawat Generasi Ke-6 Pada 2050, tapi Jet Siluman Su-57-nya Absen Perang Ukraina
“Itulah sebabnya kami membeli jet tempur Tornado pada tahun 1980-an. Dengan pesawat ini, Anda dapat terbang di bawah radar musuh. Ini berarti mereka hampir tidak terdeteksi oleh pertahanan udara musuh untuk waktu yang lama,” kata petinggi Angkatan Udara Jerman, Letnan Kolonel Christoph Hachmeister, yang dikutip surat kabar tersebut, Minggu (23/6/2024).
“Tornado [Luftwaffe] menjatuhkan bom dalam Pacific Skies 24 di Alaska. GBU54, bom berpemandu laser,” kata Angkatan Udara Jerman pada Sabtu.
Selama unjuk kekuatan tersebut, untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun, pesawat tempur Jerman turun ke ketinggian penerbangan minimum 30 meter (98 kaki), dan naik tepat sebelum menjatuhkan bom. Demikian laporan surat kabar Jerman; Munchner Merkur.
Baca Juga: Rusia Ingin Kerahkan Pesawat Generasi Ke-6 Pada 2050, tapi Jet Siluman Su-57-nya Absen Perang Ukraina
“Itulah sebabnya kami membeli jet tempur Tornado pada tahun 1980-an. Dengan pesawat ini, Anda dapat terbang di bawah radar musuh. Ini berarti mereka hampir tidak terdeteksi oleh pertahanan udara musuh untuk waktu yang lama,” kata petinggi Angkatan Udara Jerman, Letnan Kolonel Christoph Hachmeister, yang dikutip surat kabar tersebut, Minggu (23/6/2024).
Lihat Juga :