Viral Video Biden Bengong Membeku Digandeng Obama, Ini Respons Gedung Putih
Selasa, 18 Juni 2024 - 10:57 WIB
loading...
Gedung Putih membantah narasi Presiden Joe Biden bengong membeku dalam video yang sedang viral di Amerika Serikat. Foto/via The New York Post
A
A
A
WASHINGTON - Sebuah video yang sedang viral menunjukkan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden "bengong membeku" selama penggalangan dana kampanye di Peacock Theatre, Los Angeles.
Biden, dalam video tersebut, terlihat mengalami penurunan fisik dan mental ketika tangannya digandeng mantan Presiden Barack Obama menuju arah keluar panggung. Acara penggalangan dana kampanye itu berlangsung pada 15 Juni.
Gedung Putih bergegas menepis apa yang digambarkan dalam video tersebut.
Gedung Putih juga mengkritik Partai Republik karena menyebarkan video tersebut, yang menurut mereka, dibuat dengan gambar-gambar yang telah dipotong dan dimanipulasi.
Baca Juga: Joe Biden Membual Jago Seks, Kritikus: Dia Naik Tangga Saja Jatuh
"Ini memberi tahu Anda semua yang perlu kami ketahui tentang betapa putus asa di sini," kata juru bicara Gedung Putih Karine Jean-Pierre kepada wartawan, menyebut klip itu sebagai video "cheapfake" atau "deepfake".
Media-media AS, termasuk The New York Post, dan akun media sosial resmi Partai Republik telah berbagi beberapa video pendek yang dianggap menyudutkan presiden berusia 81 tahun itu.
Biden, dalam video tersebut, terlihat mengalami penurunan fisik dan mental ketika tangannya digandeng mantan Presiden Barack Obama menuju arah keluar panggung. Acara penggalangan dana kampanye itu berlangsung pada 15 Juni.
Gedung Putih bergegas menepis apa yang digambarkan dalam video tersebut.
Gedung Putih juga mengkritik Partai Republik karena menyebarkan video tersebut, yang menurut mereka, dibuat dengan gambar-gambar yang telah dipotong dan dimanipulasi.
Baca Juga: Joe Biden Membual Jago Seks, Kritikus: Dia Naik Tangga Saja Jatuh
"Ini memberi tahu Anda semua yang perlu kami ketahui tentang betapa putus asa di sini," kata juru bicara Gedung Putih Karine Jean-Pierre kepada wartawan, menyebut klip itu sebagai video "cheapfake" atau "deepfake".
Media-media AS, termasuk The New York Post, dan akun media sosial resmi Partai Republik telah berbagi beberapa video pendek yang dianggap menyudutkan presiden berusia 81 tahun itu.
Lihat Juga :