alexametrics

Trump Sebut Korban Bom Sri Lanka 138 Juta Orang

loading...
Trump Sebut Korban Bom Sri Lanka 138 Juta Orang
Presiden Amerika Serikat (AS), Donadl Trump membuat kehebohan setelah dia salah menyebut jumlah korban tewas dalam serangan bom di Sri Lanka. Foto/Twitter
A+ A-
WASHINGTON -

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump membuat kehebohan setelah dia salah menyebut jumlah korban tewas dalam serangan bom di Sri Lanka. Trump melalui akun Twitternya menyebut jumlah korban tewas dalam serangan itu berjumlah 138 juta orang.

"Duka cita yang mendalam dari warga AS kepada warga Sri Lanka atas serangan teroris yang mengerikan ini, terhadap sejumlah gereja dan hotel yang menewaskan setidaknya 138 juta orang dan melukai 400 orang lainnya," kicau Trump, seperti dilansir Sputnik pada Senin (22/4).



Kicauan Trump ini langsung mendapat respon dari warganet di AS. Pengguna Twitter dengan akun @BrightCocker mengatakan bahwa dia sangat yakin Trump tidak tahu dimana Sri Lanka.

Sementara itu, @sarcasmistani menyebut Trump tampaknya sedang mabuk. Sedangkan pemilik akun @itsJeffTiedrich membuat pernyataan sarkas dengan menyebut jumlah tersebut sama dengan jumlah orang yang menghadiri inagurasi Trump.

Sejauh ini, jumlah korban tewas akibat serangan tersebut diketahui telah melewati angka 200 orang. Polisi Sri Lanka dilaporkan telah menangkap tujuh orang yang diduga terkait dengan serangan tersebut.
(esn)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak