Rusia Bantah Temukan Jasad Legenda Mossad Eli Cohen di Suriah

Kamis, 18 April 2019 - 05:10 WIB
Rusia Bantah Temukan...
Rusia Bantah Temukan Jasad Legenda Mossad Eli Cohen di Suriah
A A A
MOSKOW - Kementerian Luar Negeri Rusia membantah keras laporan media Israel yang mengklaim bahwa para pejabat Moskow telah menemukan kuburan dan mengambil sisa-sisa jasad mata-mata legenderis Mossad, Eli Cohen, di Suriah. Mata-mata Israel itu dieksekusi gantung lima dekade silam oleh rezim Damaskus dan sampai sekarang tak diketahui jasadnya.

Cohen menyusup ke eselon teratas kepemimpinan Suriah pada awal 1960-an. Dia memperoleh informasi rahasia yang membuat Israel memenangkan Perang Enam Hari 1967.

Namun, aksi intelijennya terendus dan dia ditangkap. Legenda Mossad itu akhirnya dieksekusi gantung secara terbuka pada 1965.

Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan yang dilansir AP, Kamis (18/4/2019), dengan tegas menolak klaim media Israel. Laporan media yang sejatinya bersumber dari oposisi Suriah itu digambarkan sebagai provokasi.

"(Kementerian) mendesak media Israel untuk menunjukkan pendekatan yang lebih akurat, profesional dan jujur untuk meliput masalah sensitif seperti itu," kata kementerian tersebut.

Times of Israel pada hari Senin lalu melaporkan jasad Cohen bisa dipulangkan 54 tahun setelah dia dieksekusi rezim Suriah. Laporan itu muncul hanya dua minggu setelah Rusia membantu mengembalikan jasad Sersan Kelas Satu Israel Zachary Baumel yang hilang dalam Perang Lebanon Pertama 1982.

Namun, para menteri kabinet Israel yang dihubungi oleh Channel 12 mengaku tidak memiliki informasi tentang operasi untuk memulangkan jasad Cohen.

Jasad Cohen belum dipulangkan dari Suriah meskipun telah beberapa dekade dimohonkan oleh keluarganya. Israel baru-baru ini meminta bantuan Rusia dalam upaya itu, namun sejauh ini belum berhasil.

Tahun lalu agen mata-mata Mossad menemukan arloji milik Cohen dan membawanya kembali ke Israel dalam operasi khusus. Kantor Perdana Menteri tidak menjelaskan bagaimana cara mengambil arloji yang berada di "tangan musuh" tersebut.

Kepala Mossad Yossi Cohen memberikan arloji itu kepada keluarga Eli Cohen pada sebuah upacara yang menandai peringatan kematiannya.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu saat itu memuji dinas intelijen untuk operasi tersebut. "Saya memuji para pejuang Mossad atas operasi yang penuh tekad dan berani, satu-satunya tujuan adalah mengembalikan kenang-kenangan dari pejuang hebat Israel yang berkontribusi besar pada keamanan negara," katanya.

Nadia Cohen, janda Eli Cohen mengatakan sangat emosional baginya untuk menerima arloji suaminya. "Sangat emosional untuk diberitahu tentang ini. Itu adalah sesuatu yang diletakkan di kulit Eli," katanya. "Jika Tuhan mengizinkan, mungkin tubuhnya juga akan dikembalikan ke Israel."

Selama bertahun-tahun, Nadia Cohen tidak berhasil membuat beberapa permohonan kepada pemerintah Suriah untuk membebaskan jasad mendiang suaminya. Pada 2008, Monjer Motsley, mantan kepala biro dari mendiang pemimpin Suriah Hafez Assad, mengklaim bahwa tidak ada yang tahu di mana Cohen dimakamkan.

"Kuburan dipindahkan setelah satu atau dua hari," kata Motsley dalam sebuah wawancara. “Kami takut bahwa Israel akan mengirim pasukan untuk mengambil mayat itu," ujarnya.

"Sulit menemukan tulang Cohen," imbuh dia. "Assad berjanji untuk mengembalikan tulang-tulang Cohen, tetapi ketika dia bertanya tentang hal itu, petugas keamanan mengatakan kepadanya: 'Pak, kami tidak tahu di mana kuburan itu', jadi dia tidak bisa berjanji."

Maret lalu, Nadia Cohen mengatakan kepada Radio Israel bahwa mendiang mantan kepala Mossad Meir Dagan telah meminta bantuan Amerika Serikat pada 2011, setelah perang saudara Suriah, untuk membantu membawa jasad Cohen ke Israel untuk dimakamkan.
(mas)
Berita Terkait
Serang Bandara Suriah,...
Serang Bandara Suriah, Rusia Minta Klarifikasi Israel
Rusia Desak Israel Hentikan...
Rusia Desak Israel Hentikan Serangan Udara di Suriah
Bombardir Suriah, 8...
Bombardir Suriah, 8 Rudal Israel Rontok Oleh Sistem Pertahanan Rusia
Israel Terus Melancarkan...
Israel Terus Melancarkan Serangan ke Suriah, Rusia Ancam Tel Aviv
4 Alasan Israel Ingin...
4 Alasan Israel Ingin Rusia Pertahankan Pangkalan di Suriah, Salah Satunya Menekan Pengaruh Turki
Kecam Invasi Israel...
Kecam Invasi Israel ke Suriah, Rusia Tarik Aset Militernya
Berita Terkini
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
30 menit yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
1 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
2 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
3 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
4 jam yang lalu
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved