Joe Biden Berjanji Tidak akan Mengampuni Anaknya Hunter

Jum'at, 14 Juni 2024 - 15:15 WIB
loading...
Joe Biden Berjanji Tidak...
Presiden AS Joe Biden dan putranya Hunter Biden meninggalkan Gereja Katolik Holy Spirit setelah menghadiri Misa di St Johns Island, Carolina Selatan, AS, 13 Agustus 2022. Foto/REUTERS/Joshua Roberts
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden berjanji tidak akan mengampuni putranya, Hunter Biden, yang baru-baru ini dinyatakan bersalah karena melanggar undang-undang senjata federal.

Juri Pengadilan Delaware mengumumkan putusannya pada Selasa (11/6/2024), beberapa bulan sebelum pemilu presiden 2024 di mana Joe Biden akan menghadapi mantan Presiden Donald Trump.

"Saya yakin bahwa saya tidak akan melakukan apa pun. Saya katakan saya akan mematuhi keputusan juri. Saya akan melakukannya. Dan saya tidak akan mengampuninya," ujar Biden pada konferensi pers selama pertemuan G7 di Italia selatan.

Ketika ditanya oleh wartawan apakah dia akan meringankan hukuman putranya, dia menjawab, "Tidak."

Presiden menegaskan kembali dukungannya untuk putranya. "Saya sangat bangga dengan putra saya, Hunter. Dia telah mengatasi kecanduannya. Dia adalah salah satu pria paling cerdas dan paling baik yang saya kenal," papar dia.

Menurut jaksa penuntut, Hunter Biden melanggar undang-undang senjata dengan tidak mengungkapkan kecanduannya terhadap kokain saat membeli revolver pada tahun 2018.

Hunter Biden telah mengakui bahwa dia berjuang melawan penyalahgunaan alkohol dan narkoba. Namun, tim pembelanya berpendapat dia tidak menganggap dirinya seorang pecandu saat senjata itu dibeli.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Sesumbar Siap Fasilitasi...
AS Sesumbar Siap Fasilitasi Iran jika Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
AS Sesumbar Siap Fasilitasi...
AS Sesumbar Siap Fasilitasi Iran jika Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Berita Terkini
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved