Terbanyak Sejagat, China Tes 4,5 Juta Mobil Tanpa Pengemudi di Jalan Sibuk

Kamis, 13 Juni 2024 - 13:10 WIB
loading...
A A A
Sulit untuk memprediksi popularitas mobil tanpa pengemudi di Amerika Serikat di masa depan karena hal ini bergantung pada seberapa cepat produsen mobil beralih ke kendaraan listrik. Teknologi tanpa pengemudi bekerja jauh lebih baik pada mobil listrik bertenaga baterai dibandingkan dengan mobil bertenaga bensin atau sebagian besar mobil bensin-listrik hibrida. Motor listrik dapat menambah atau mengurangi daya dengan jeda yang lebih sedikit dan peningkatan yang lebih terkontrol.

Di China, mobil listrik bertenaga baterai menguasai sekitar 25% pasar, dibandingkan dengan 7% di Amerika Serikat.

China telah menjadi pasar besar bagi Tesla dan teknologi mengemudi berbantuan canggihnya. Namun pemerintah kini menindak setiap pergerakan data ini keluar dari China.

Musk mengunjungi Beijing pada bulan April untuk meminta persetujuan agar perusahaannya menawarkan Full Self-Driving di China. Dia mencapai kesepakatan untuk menyimpan data apa pun yang dikumpulkan di negara tersebut di China, dan untuk mendapatkan peta jalan China beresolusi tinggi melalui perjanjian dengan Baidu.

China tidak mengizinkan perusahaan asing memiliki akses langsung ke peta beresolusi tinggi, yang sangat penting dalam sistem tanpa pengemudi.

Mengemudi dengan bantuan atau mobil tanpa pengemudi menggunakan kamera kecil yang dipasang di bagian luarnya, atau dalam beberapa kasus sistem laser mini, untuk mengumpulkan informasi. Sebagian besar data tersebut diproses oleh komputer mobil, yang mengambil keputusan mengenai kemudi dan kecepatan kendaraan.

Meskipun sebagian besar data dari kamera dan laser pada mobil tidak diunggah ke produsen mobil, potensi pelacakan orang dan pemetaan lokasi sensitif telah meresahkan para pakar keamanan.

Eropa dan Amerika Serikat masih mengizinkan produsen mengirimkan data berkendara ke China, tetapi hal ini mungkin berubah. Menteri Perdagangan AS Gina Raimondo mengatakan bulan lalu bahwa AS akan mengusulkan peraturan pada musim gugur ini untuk mengatur mobil yang terhubung secara elektronik ke China. Eropa juga sudah mulai mempelajari masalah ini.

Baidu yakin mereka memiliki keunggulan tiga hingga lima tahun dibandingkan Tesla di kota-kota China seperti Wuhan, menurut Wang Yunpeng, presiden grup bisnis mengemudi cerdas Baidu. Dengan mengoperasikan mobil tanpa pengemudi sepenuhnya di tempat-tempat ini, Baidu telah mempelajari cara kerja lalu lintas, blok demi blok, katanya dalam pidatonya bulan lalu.

Dari pelabuhan pesisir yang ramai di China tenggara seperti Shenzhen dan Fuzhou hingga kota-kota besar di pegunungan China barat, seperti Chongqing dan Chengdu, kota-kota di seluruh China mendorong eksperimen yang luas
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Momen PM Inggris Keir...
Momen PM Inggris Keir Starmer Tak Kuasa Menahan Tangis saat Umumkan Mundur
Rekomendasi
Dari Sopir Bus Mendadak...
Dari Sopir Bus Mendadak Jadi Pemimpin Negara? Ini Serunya Microdrama Love In A Fallen Nation di V+Short
Bukan Sekadar Insinyur,...
Bukan Sekadar Insinyur, Alumni ITS Didorong Kuasai Kepemimpinan dan Finansial
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved