Bagaimana Warga Rafah Membantu Pejuang Palestina Melawan Tentara Israel?

Kamis, 13 Juni 2024 - 16:16 WIB
loading...
A A A
Dalam hukum internasional, khususnya menurut Konvensi Jenewa Ketiga tahun 1949 dan Protokol Tambahan I tahun 1977, terdapat perbedaan yang jelas antara warga sipil dan kombatan. Oleh karena itu, “orang sipil” adalah “setiap individu yang bukan anggota angkatan bersenjata” dan dengan demikian diberikan perlindungan dari bahaya perang.

Meskipun ada klaim dari Israel bahwa “tidak ada warga sipil yang tidak bersalah di Gaza”, hukum internasional menekankan “kehadiran, dalam populasi sipil, individu-individu terisolasi yang tidak termasuk dalam definisi warga sipil tidak akan menghilangkan hak warga sipil dari seluruh populasi. sifat atau perlindungan yang menjadi haknya”.

Selain itu, konvensi-konvensi yang relevan menekankan bahwa pada saat ketika warga sipil dapat mengambil bagian dalam permusuhan tanpa secara resmi menjadi anggota angkatan bersenjata reguler mana pun dalam konteks wilayah pendudukan atau konflik bersenjata internal, status mereka tetap sebagai warga sipil meskipun mereka secara langsung berpartisipasi dalam permusuhan. tetapi untuk sementara kehilangan perlindungan selama partisipasi langsung.

Tidak Berpartisipasi Langsung dalam Konflik Bersenjata

Bagaimana Warga Rafah Membantu Pejuang Palestina Melawan Tentara Israel?

Foto/AP

Tindakan seperti meninggalkan makanan, air, dana dan bahan tidak mematikan lainnya kepada kombatan bukan merupakan “partisipasi langsung” dalam konflik bersenjata dan warga sipil yang melakukan hal tersebut tidak kehilangan status atau perlindungan yang menjadi hak mereka.

Sementara itu, laporan PBB baru-baru ini yang dikeluarkan oleh sebuah komisi independen mengkritik tindakan Israel yang secara sengaja menargetkan warga sipil, termasuk laki-laki, perempuan dan anak-anak yang tidak bersalah, yang digambarkan sebagai kejahatan perang, kejahatan terhadap kemanusiaan, kejahatan pemusnahan dan pelanggaran kemanusiaan internasional. dan hukum hak asasi manusia.

“Penggunaan senjata berat dengan daya rusak besar yang dilakukan ISF secara sengaja di daerah padat penduduk merupakan serangan yang disengaja dan langsung terhadap penduduk sipil, khususnya yang berdampak pada perempuan dan anak-anak,” kata Komisi, seraya menambahkan bahwa hal ini diperkuat dengan besarnya jumlah korban yang meninggal. , selama berminggu-minggu dan berbulan-bulan, tanpa adanya perubahan dalam kebijakan atau strategi militer Israel.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Terungkap! Israel Kekurangan...
Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah
Rekomendasi
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
Eksplorasi Menyeluruh...
Eksplorasi Menyeluruh Thailand: Keseruan Berwisata di Bangkok dan Pattaya
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved