Rusia Pertimbangkan Ubah Doktrin Nuklir karena AS dan NATO

Kamis, 13 Juni 2024 - 08:00 WIB
loading...
Rusia Pertimbangkan...
Rusia mempertimbangkan mengubah doktrin nuklirnya karena tindakan eskalasi yang dilakukan AS dan sekutu-sekutu NATO-nya. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Rusia mempertimbangkan untuk mengubah doktrin nuklirnya jika tindakan eskalasi yang dilakukan Amerika Serikat (AS) dan sekutu-sekutu NATO-nya memaksa Moskow untuk melakukan hal tersebut.

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov kepada wartawan di sela-sela pertemuan tingkat menteri BRICS di Nizhny Novgorod.

Ryabkov mengakui bahwa situasi internasional menjadi semakin rumit dan perubahan pada postur nuklir Rusia tidak dapat dikesampingkan.

“Tantangan-tantangan yang semakin besar akibat tindakan Amerika Serikat dan sekutu-sekutu NATO-nya yang tidak dapat diterima dan meningkat, tidak diragukan lagi menimbulkan pertanyaan besar tentang bagaimana dokumen-dokumen dasar dalam pencegahan nuklir dapat disesuaikan dengan kebutuhan saat ini,” kata Ryabkov, seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (13/6/2024).

Baca Juga: Kata Putin, AS Tak Akan Selamatkan Sekutu NATO-nya Jika Dilenyapkan Bom Nuklir Rusia

Diplomat tersebut menolak untuk menguraikan sifat sebenarnya dari potensi amandemen doktrin nuklir tersebut, dan menjelaskan bahwa Moskow tidak memiliki praktik untuk mencakup terlebih dahulu perubahan apa yang dapat dilakukan sebelum keputusan sebenarnya diambil.

Pernyataan tersebut muncul tak lama setelah Presiden Rusia Vladimir Putin kembali menegaskan pendirian Moskow mengenai penggunaan senjata nuklir sebagai pilihan terakhir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Dibombardir AS, Asap...
Dibombardir AS, Asap Membubung di Pelabuhan Iran
Senator Amerika Serikat...
Senator Amerika Serikat Lindsey Graham Meninggal Dunia secara Mendadak
Rekomendasi
Gus Lilur: Rekonsiliasi...
Gus Lilur: Rekonsiliasi Nasional Harus Diawali Kebenaran dan Penegakan Hukum
MSIG Life Kolaborasi...
MSIG Life Kolaborasi dengan Bank Sinarmas Meluncurkan Smile Critical Prime
BSI Scholarship Pelajar...
BSI Scholarship Pelajar 2026 Resmi Dibuka, Simak Persyaratan dan Jadwal Pendaftarannya
Berita Terkini
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved