AS Pertimbangkan Kesepakatan Sepihak dengan Hamas untuk Bebaskan Sandera
Selasa, 11 Juni 2024 - 18:30 WIB
loading...
A
A
A
Netanyahu telah menghadapi kritik keras atas kegagalannya membebaskan para sandera. Keluarga para sandera melancarkan protes massal yang menyerukan tindakan pemerintah.
Perdana Menteri Israel itu telah menolak mencapai kesepakatan dengan Hamas dengan maksud menjamin pembebasan para tawanan. Dia bersikeras semua pejuang Hamas harus dilenyapkan.
Hamas, sebaliknya, menuntut gencatan senjata abadi dan penarikan penuh pasukan penjajah Israel dari Gaza.
Pada akhir Mei, Presiden AS Joe Biden mengusulkan proposal perdamaian Gaza, yang mencakup pembebasan semua sandera yang tersisa sebagai imbalan bagi Israel untuk menerima gencatan senjata enam pekan dengan Hamas, dan kemudian gencatan senjata permanen dan akhirnya penarikan pasukannya dari Gaza.
Namun, pemimpin politik Hamas Ismail Haniyeh pekan lalu memberi isyarat kelompoknya tidak yakin Israel mau menerima rencana Biden.
Netanyahu juga dilaporkan menolak usulan Biden tersebut, dengan mengatakan tidak akan ada gencatan senjata permanen sampai Hamas dihancurkan.
Perdana Menteri Israel itu telah menolak mencapai kesepakatan dengan Hamas dengan maksud menjamin pembebasan para tawanan. Dia bersikeras semua pejuang Hamas harus dilenyapkan.
Hamas, sebaliknya, menuntut gencatan senjata abadi dan penarikan penuh pasukan penjajah Israel dari Gaza.
Pada akhir Mei, Presiden AS Joe Biden mengusulkan proposal perdamaian Gaza, yang mencakup pembebasan semua sandera yang tersisa sebagai imbalan bagi Israel untuk menerima gencatan senjata enam pekan dengan Hamas, dan kemudian gencatan senjata permanen dan akhirnya penarikan pasukannya dari Gaza.
Namun, pemimpin politik Hamas Ismail Haniyeh pekan lalu memberi isyarat kelompoknya tidak yakin Israel mau menerima rencana Biden.
Netanyahu juga dilaporkan menolak usulan Biden tersebut, dengan mengatakan tidak akan ada gencatan senjata permanen sampai Hamas dihancurkan.
(sya)
Lihat Juga :