Pesaing F-22 AS, Rusaknya Jet Tempur Siluman Su-57 Bisa Remukkan Citra Rusia

Senin, 10 Juni 2024 - 09:12 WIB
loading...
A A A
Angkatan Udara Rusia memusatkan banyak pesawat tempur terbaiknya yang sedang dikembangkan di Pusat Uji Penerbangan Negara Akhtubinsk, termasuk pesawat tempur Sukhoi Su-35 baru, drone Okhotnik dan—tentu saja—Su-57, yang merupakan jawaban Rusia terhadap jet tempur siluman F-22 Raptor Amerika Serikat (AS) produksi Lockheed Martin.

Dengan persaingan teknologi jet tempur siluman yang semakin ketat, serangan Ukraina yang merusak Su-57 bisa meremukkan citra Rusia sebagai pesaing Amerika dalam pengembangan jet tempur siluman.

Pada tahun 2019, setidaknya ada enam jet tempur Su-57 bermesin ganda di Akhtubinsk. Awak darat secara rutin memarkir jet yang menghindari radar di tempat terbuka—menimbulkan protes keras dari saluran Telegram Fighterbomber, sebuah blogger terkemuka untuk penerbang Rusia.

Fighterbomber bertanya mengapa, 28 bulan setelah perang Rusia yang lebih luas melawan Ukraina, Angkatan Udara Moskow belum membangun tempat berlindung yang kokoh untuk pesawat paling berharganya—termasuk Su-57 yang dikonfirmasi sendiri oleh Fighterbomber mengalami kerusakan akibat pecahan peluru dalam serangan drone Ukraina pada hari Sabtu.

“Dengan harga Su-57 ini saja, tempat perlindungan bisa dibangun,” kata Fighterbomber.

"Namun hanya jika Anda tidak menindas [kontraktor] selama proses berlangsung dan tidak memberikan suap.”

Kurangnya tempat perlindungan pesawat yang diperkuat bukanlah masalah khas Rusia. Ukraina juga memiliki kebiasaan buruk, yaitu sesekali memarkir pesawat tempur mereka di tempat terbuka di lapangan terbang yang berada dalam jangkauan drone Lancet Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Republik Ceko 2026
Profil Eloy Room, Kiper...
Profil Eloy Room, Kiper Moncer Timnas Curacao yang Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
Krisis Kepercayaan pada...
Krisis Kepercayaan pada F-35 Dorong Eropa Kembangkan Jet Tempur Gen 6
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved