Demi Bebaskan 4 Sandera, Tentara Israel Bunuh 50 Warga di Gaza Tengah
Sabtu, 08 Juni 2024 - 20:02 WIB
loading...
A
A
A
Penduduk setempat mengatakan al-Nuseirat menjadi sasaran serangan pesawat tak berawak dan serangan udara Israel, dan mereka yang tewas termasuk wanita dan anak-anak.
Juru bicara militer Israel Laksamana Muda Daniel Hagari mengatakan operasi penyelamatan dilakukan di tengah serangan di jantung lingkungan perumahan di mana ia mengatakan Hamas menyembunyikan tawanan di antara warga sipil Gaza di bawah penjagaan bersenjata militan.
Dalam konferensi pers yang disiarkan televisi, Hagari mengatakan seorang tentara Israel terluka parah. Pasukan Israel membalas tembakan, kata Hagari, termasuk dengan serangan udara.
Perang Gaza tidak menunjukkan tanda-tanda melambat bahkan ketika sekutu utama Israel, Amerika Serikat, mendesak dilakukannya gencatan senjata dan kesepakatan yang akan membebaskan sisa sandera yang ditahan oleh Hamas dengan imbalan pembebasan warga Palestina yang dipenjarakan di Israel.
Perang tersebut telah mengacaukan stabilitas di Timur Tengah, menarik dukungan utama Hamas, Iran, dan sekutu bersenjata beratnya, Hizbullah, Lebanon, yang oleh para pejabat Israel diancam akan berperang di perbatasan utara Israel.
Juru bicara militer Israel Laksamana Muda Daniel Hagari mengatakan operasi penyelamatan dilakukan di tengah serangan di jantung lingkungan perumahan di mana ia mengatakan Hamas menyembunyikan tawanan di antara warga sipil Gaza di bawah penjagaan bersenjata militan.
Dalam konferensi pers yang disiarkan televisi, Hagari mengatakan seorang tentara Israel terluka parah. Pasukan Israel membalas tembakan, kata Hagari, termasuk dengan serangan udara.
Perang Gaza tidak menunjukkan tanda-tanda melambat bahkan ketika sekutu utama Israel, Amerika Serikat, mendesak dilakukannya gencatan senjata dan kesepakatan yang akan membebaskan sisa sandera yang ditahan oleh Hamas dengan imbalan pembebasan warga Palestina yang dipenjarakan di Israel.
Perang tersebut telah mengacaukan stabilitas di Timur Tengah, menarik dukungan utama Hamas, Iran, dan sekutu bersenjata beratnya, Hizbullah, Lebanon, yang oleh para pejabat Israel diancam akan berperang di perbatasan utara Israel.
(ahm)
Lihat Juga :