Menhan Pistorius: Jerman Harus Siap Berperang pada 2029

Jum'at, 07 Juni 2024 - 11:53 WIB
loading...
A A A
Pistorius mengatakan kepada anggota Parlemen bahwa jumlah personel militer aktif itu harus ditingkatkan, idealnya melalui “bentuk dinas militer baru yang tidak dapat sepenuhnya bebas dari kewajiban."

Namun, Jerman menghapuskan wajib militer pada tahun 2011, dan menghidupkan kembali wajib militer terbukti sulit bagi Pistorius.
Setelah mempertimbangkan paket reformasi militer yang diajukan oleh kementeriannya pada bulan April, Pistorius mengumumkan rencana bulan lalu untuk memberikan insentif kepada lebih banyak remaja untuk bergabung dengan Bundeswehr.

Rencana tersebut dilaporkan merupakan rencana yang paling hati-hati dari tiga rencana yang disarankan oleh Kementerian Pertahanan dan tidak menyebutkan kata “wajib militer".

Sebaliknya, menurut laporan Der Spiegel, semua anak berusia 18 tahun harus menjawab kuesioner tentang kondisi fisik mereka, dan kandidat yang paling menjanjikan didorong untuk mendaftar dengan SIM gratis dan diskon pinjaman pelajar, serta hadiah lainnya.

“Dalam keadaan darurat, kita membutuhkan perempuan dan laki-laki muda yang kuat yang dapat membela negara ini,” kata Pistorius.

Selain meningkatkan perekrutan tentara, Jerman juga kesulitan mendapatkan senjata dan peralatan bagi mereka yang sudah bertugas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
30 Warga Sipil dan 7...
30 Warga Sipil dan 7 Tentara Iran Tewas dalam Serangan AS
Iran Tolak Negosiasi...
Iran Tolak Negosiasi dengan AS saat Ini, Fokus Perang
Rekomendasi
MA-Kemenkum: Kepastian...
MA-Kemenkum: Kepastian Hukum dan Pemahaman BJR Penting dalam Pengambilan Keputusan di BUMN
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved