Ukraina Kewalahan Perang Lawan Rusia, tapi Malah Kerahkan Pasukan Khusus ke Suriah

Jum'at, 07 Juni 2024 - 08:13 WIB
loading...
Ukraina Kewalahan Perang...
Ukraina dilaporkan telah mengerahkan pasukan khusus ke Suriah di saat kondisinya kewalahan dalam perang melawan invasi Rusia. Foto/X @KyivPost
A A A
KYIV - Ukraina telah mengeluh kewalahan dalam perang melawan invasi Rusia dan memohon pasokan senjata Barat. Namun, di tengah kondisi itu, Kyiv justru mengerahkan pasukan khusus ke Suriah dengan klaim melawan tentara bayaran Moskow di sana.

Media Ukraina, Kyiv Post, telah merilis sebuah video yang diperoleh dari sumber-sumber di Direktorat Utama Intelijen (GRU) Ukraina. Video itu menunjukkan anggota Pasukan Khusus Ukraina dari Direktorat Intelijen Militer (HUR) menargetkan pos pemeriksaan Rusia, patroli jalan kaki, konvoi militer, dan benteng di barat daya Suriah.

Karena video tersebut terlihat bertanggal Maret 2024, media tersebut mengutip sumber intelijen Ukraina yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan bahwa pasukan tersebut telah mendukung pemberontak Suriah dalam melakukan berbagai operasi dan serangan terhadap fasilitas militer Rusia sejak awal tahun ini.

Baca Juga: Giliran Prancis Siap Pasok Jet Tempur ke Ukraina untuk Lawan Rusia

Selama operasi tersebut, tentara Pasukan Khusus Ukraina dilaporkan menggunakan berbagai taktik dan persenjataan gerilya, termasuk granat berpeluncur roket, mortir “Tarab” improvisasi, dan alat peledak improvisasi untuk membantu pemberontak melawan serdadu Rusia dan pasukan Suriah di bawah rezim Presiden Bashar al-Assad.

Namun sejumlah analis menyangkal rekaman video dan laporan tersebut, dengan alasan bahwa pasukan dan tentara bayaran Rusia tidak dikerahkan di barat daya Suriah, bahwa pasukan oposisi Suriah tidak banyak berkeliaran di wilayah tersebut.

Ada juga yang mengatakan rekaman video tersebut menggambarkan bentrokan di Daraa, daerah lain di Suriah selatan lebih jauh ke timur dari Dataran Tinggi Golan.

Pihak lain juga menunjukkan kontradiksi dengan narasi bahwa Ukraina sangat kekurangan pasukan dan personel dalam perang melawan pasukan invasi Rusia, sehingga tampaknya tidak masuk akal bagi Kyiv untuk mengerahkan pasukan yang sangat dibutuhkan untuk berperang di luar negeri.

Alexander Libman, seorang profesor Politik Rusia dan Eropa Timur di Free University of Berlin, mengatakan: “Mengirim pasukan keluar dari negara tersebut [Ukraina] memang agak aneh.”

Sebaliknya, menurut laporan Business Insider, Jumat (7/6/2024), jika laporan tersebut diverifikasi dan terbukti benar, hal ini akan mengonfirmasi rumor bahwa Ukraina—yang kemungkinan besar mendapat bantuan dari Barat—berupaya melawan kekuatan dan pengaruh militer Rusia jauh dari wilayah dan perbatasannya sendiri, sehingga membuka front baru dalam konflik yang sedang berlangsung.

Hal itu juga menguatkan laporan awal tahun ini bahwa pasukan Ukraina memerangi tentara bayaran Rusia di Sudan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Heboh! Polisi Geledah...
Heboh! Polisi Geledah Rumah Eks Wamen, 375 Kg Emas Batangan Ditemukan
Gawat! Iran Beri Sinyal...
Gawat! Iran Beri Sinyal Tutup Bab Al Mandab, Jalur Pasokan Energi Dunia
Rekomendasi
5 Catatan Bersejarah...
5 Catatan Bersejarah saat Argentina Kubur Mimpi Inggris di Piala Dunia 2026
Dongkrak Ekonomi Perdesaan,...
Dongkrak Ekonomi Perdesaan, 10 Asosiasi Desa Dukung Kopdes Merah Putih
Amien Desak Prabowo...
Amien Desak Prabowo Perintahkan KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Iran Hancurkan Markas...
Iran Hancurkan Markas Besar Armada Ke-5 AS di Bahrain, Amerika Habisi 7 Tentara Teheran
AS Berambisi Caplok...
AS Berambisi Caplok 3 Pulau Terluar Iran, Bunuh Diri atau Raih Kemenangan Taktis?
Infografis
Jet Tempur Su-27 Ukraina...
Jet Tempur Su-27 Ukraina Jatuh saat Duel Lawan Drone Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved