Demonstran Pro-Palestina Duduki Konsulat Israel di San Francisco

Rabu, 05 Juni 2024 - 10:45 WIB
loading...
Demonstran Pro-Palestina...
Demonstran pro-Palestina menduduki konsulat Israel di San Francisco, AS. Foto/instagram
A A A
SAN FRANCISCO - Polisi San Francisco menangkap 70 demonstran pro-Palestina atas tuduhan masuk tanpa izin pada Selasa (4/6/2024) setelah mereka memasuki lobi gedung yang menampung konsulat Israel dan menolak pergi.

Menurut Associated Press, wartawan menyaksikan polisi mengikat tangan sekitar 50 orang dengan tali sebelum memasukkan mereka ke dalam mobil polisi dan mengusir mereka.



Polisi San Francisco kemudian mengonfirmasi 70 demonstran ditangkap dan diberi surat peringatan karena masuk tanpa izin setelah menolak mengosongkan gedung.

Mereka telah dibebaskan dari Penjara Daerah San Francisco. Para demonstran menduduki gedung tersebut selama beberapa jam, memasang tanda-tanda di pintu depannya yang menyerukan diakhirinya perang Israel di Gaza.

Para demonstran memposting foto-foto di media sosial tak lama setelah pukul 9 pagi dari dalam Konsulat Jenderal Israel di Pacific Northwest.

Foto-foto tersebut menunjukkan para demonstran membawa spanduk bertuliskan “Zionisme Membunuh” dan “Melakukan genosida membuat orang Yahudi kurang aman; Bukan atas nama saya!”



Video yang diunggah di X menunjukkan para pengunjuk rasa di dalam gedung meneriakkan, "Hidup intifada!"

“Para pengunjuk rasa yang menyuarakan penentangan terhadap serangan Israel di Gaza, mengatakan dari tempat kejadian bahwa mereka berencana tetap tinggal sampai dipindahkan secara paksa,” ungkap laporan San Francisco Chronicle.

Selain itu, kelompok yang disebut Jaringan Anti-Zionis Yahudi Internasional menyatakan di Instagram bahwa 100 orang telah berpartisipasi dalam protes tersebut.

Jaringan tersebut mengunggah gambar spanduk yang mereka pajang seperti, "Melakukan genosida membuat orang Yahudi kurang aman; Bukan atas nama saya!" dan "Anti-Zionisme bukanlah anti-Semitisme."

Konsulat Israel menyatakan mereka "kaget, tetapi tidak terkejut" oleh para pengunjuk rasa yang memasuki lobi gedung.



Israel menghadapi kritik internasional yang semakin meningkat atas perang di Gaza. Saat ini rezim penjajah Zionis telah membunuh lebih dari 36.000 warga Palestina, sebagian besar adalah wanita dan anak-anak.

Hampir delapan bulan setelah perang Israel, sebagian besar wilayah Gaza hancur di tengah blokade yang melumpuhkan terhadap makanan, air bersih, dan obat-obatan.

Israel dituduh melakukan genosida di Mahkamah Internasional, yang dalam putusan terbarunya memerintahkan Tel Aviv "segera menghentikan" operasinya di kota selatan Rafah.

Rafah menjadi tempat lebih dari satu juta warga Palestina mencari perlindungan dari perang sebelum kota itu diserbu pada 6 Mei.

Baca juga: Perang Hari ke-242: Pejuang Palestina Tembakkan Mortir dan Nikmati Kopi Pagi
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
Putri Pelatih Norwegia...
Putri Pelatih Norwegia Bikin Heboh Piala Dunia 2026
MPLS 2026 Hadir dengan...
MPLS 2026 Hadir dengan Aturan Baru, Simak 5 Perubahan Utamanya
Mensesneg Ungkap Pemicu...
Mensesneg Ungkap Pemicu Maraknya PHK di Indonesia
Berita Terkini
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved