5 Fakta Perang Yaman, Perang Saudara yang telah Terjadi Sejak 2014
Senin, 03 Juni 2024 - 16:09 WIB
loading...
A
A
A
Serangan tersebut merupakan bentrokan paling mematikan sejak 2018, menewaskan ratusan pejuang dan mempersulit proses perdamaian.
Akibat peristiwa ini, ditambah dengan tingginya harga pangan, kekurangan bahan bakar, dan pembatasan impor, jumlah warga Yaman yang mengalami kelaparan meningkat menjadi 14 juta pada tahun 2016.
Lalu di tahun 2017, situasinya memburuk dengan cepat ketika wabah kolera menyebar ke lebih dari satu juta orang. Sekitar 17 juta orang menghadapi tingkat krisis kelaparan. Juga pada tahun itu, blokade pelabuhan Yaman membatasi Program Pangan Dunia PBB dan lembaga kemanusiaan lainnya dalam menyalurkan bantuan.
Dalam kurun waktu delapan tahun selama perang Yaman, konflik ini telah merenggut lebih dari 377.000 nyawa dan menyebabkan 4,5 juta orang mengungsi . 21 juta orang membutuhkan bantuan kemanusiaan, dan 17 juta orang di Yaman sangat kelaparan.
Konflik tersebut telah menghancurkan infrastruktur negara, termasuk jalan-jalan utama dan bandara. Runtuhnya perekonomian, tingginya harga barang dan devaluasi mata uang membuat masyarakat sangat sulit mengakses kebutuhan dasar.
5. Kelaparan dan Musibah Selama Perang Yaman
Dikutip dari WFP USA, pada awal perang saudara, antara tahun 2014 dan 2015, Yaman mengalami peningkatan kelaparan sebesar 13%. Yaman juga diterjang dua badai topan pada tahun 2015 dan kawanan belalang pada tahun 2016.Akibat peristiwa ini, ditambah dengan tingginya harga pangan, kekurangan bahan bakar, dan pembatasan impor, jumlah warga Yaman yang mengalami kelaparan meningkat menjadi 14 juta pada tahun 2016.
Lalu di tahun 2017, situasinya memburuk dengan cepat ketika wabah kolera menyebar ke lebih dari satu juta orang. Sekitar 17 juta orang menghadapi tingkat krisis kelaparan. Juga pada tahun itu, blokade pelabuhan Yaman membatasi Program Pangan Dunia PBB dan lembaga kemanusiaan lainnya dalam menyalurkan bantuan.
Dalam kurun waktu delapan tahun selama perang Yaman, konflik ini telah merenggut lebih dari 377.000 nyawa dan menyebabkan 4,5 juta orang mengungsi . 21 juta orang membutuhkan bantuan kemanusiaan, dan 17 juta orang di Yaman sangat kelaparan.
Konflik tersebut telah menghancurkan infrastruktur negara, termasuk jalan-jalan utama dan bandara. Runtuhnya perekonomian, tingginya harga barang dan devaluasi mata uang membuat masyarakat sangat sulit mengakses kebutuhan dasar.
(ahm)
Lihat Juga :