Tutupi Kejahatan Perang, Israel Jadikan Rumah Sakit sebagai Penjara

Minggu, 02 Juni 2024 - 18:01 WIB
loading...
A A A
Namun, laporan bulan April dari Physicians for Human Rights-Israel, yang diambil dari wawancara dengan pekerja rumah sakit, mengatakan para dokter di fasilitas tersebut menghadapi “tekanan etis, profesional, dan bahkan emosional.” Barilan mengatakan, omzetnya cukup tinggi.

Baca Juga: Upaya Israel Kuasai Koridor Philadelphi Tak Akan Melemahkan Hamas, Ini 3 Alasannya

Pasien dengan luka yang lebih rumit telah dipindahkan dari rumah sakit lapangan ke rumah sakit sipil, namun hal itu dilakukan secara sembunyi-sembunyi agar tidak menimbulkan perhatian publik, kata Barilan. Dan prosesnya penuh tantangan: Pekerja medis yang berbicara dengan AP mengatakan seorang tahanan dengan luka tembak dipulangkan sebelum waktunya dari rumah sakit sipil ke Sde Teiman dalam beberapa jam setelah dirawat, sehingga membahayakan nyawanya.

Rumah sakit lapangan ini diawasi oleh pejabat militer dan kesehatan, namun Donchin mengatakan sebagian dari operasinya dikelola oleh KLP, sebuah perusahaan logistik dan keamanan swasta yang situs webnya menyatakan bahwa mereka berspesialisasi dalam “lingkungan berisiko tinggi.” Perusahaan tidak menanggapi permintaan komentar.

Karena tidak berada di bawah komando yang sama dengan korps medis militer, rumah sakit lapangan tidak tunduk pada Undang-Undang Hak Pasien Israel, menurut Dokter untuk Hak Asasi Manusia-Israel.

Sebuah kelompok dari Asosiasi Medis Israel mengunjungi rumah sakit tersebut awal tahun ini tetapi merahasiakan temuannya. Asosiasi tidak menanggapi permintaan komentar.

Militer mengatakan kepada AP bahwa 36 orang dari Gaza telah tewas di pusat penahanan Israel sejak 7 Oktober, beberapa di antaranya karena penyakit atau luka yang diderita dalam perang. Dokter untuk Hak Asasi Manusia-Israel menuduh bahwa beberapa orang meninggal karena kelalaian medis.

Khaled Hammouda, seorang ahli bedah dari Gaza, menghabiskan 2 tahun 2 hari di salah satu pusat penahanan Israel. Dia tidak tahu kemana dia dibawa karena matanya ditutup saat diangkut. Namun dia mengatakan dia mengenali foto Sde Teiman dan mengatakan dia melihat setidaknya satu tahanan, seorang dokter terkemuka di Gaza yang diyakini berada di sana.

Hammouda teringat pernah bertanya kepada seorang tentara apakah seorang remaja pucat berusia 18 tahun yang tampaknya menderita pendarahan internal dapat dibawa ke dokter. Tentara itu membawa remaja itu pergi, memberinya cairan infus selama beberapa jam, dan kemudian mengembalikannya.

“Saya mengatakan kepada mereka, ‘Dia bisa mati,’” kata Hammouda. “'Mereka bilang ini batasnya.'”

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
AS Tak Akan Usik Program...
AS Tak Akan Usik Program Rudal Balistik Iran dalam Perundingan
Rekomendasi
Brasil Lolos ke Fase...
Brasil Lolos ke Fase Gugur usai Hajar Skotlandia: Vinicius Bersinar, Neymar Comeback
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Belum Move On, Aji Darmaji...
Belum Move On, Aji Darmaji Tak Kuat Lihat Rumah Lama dengan Mpok Alpa di Ciganjur
Berita Terkini
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved