Tragis dan Tercerabut dari Akarnya, 300 Keluarga Suku Pribumi di Panama Terpaksa Dievakuasi

Minggu, 02 Juni 2024 - 15:11 WIB
loading...
A A A
Steven Paton, direktur program pemantauan fisik Smithsonian Institution di Panama, mengatakan bahwa langkah yang akan dilakukan “merupakan konsekuensi langsung dari perubahan iklim melalui kenaikan permukaan laut.”

“Pulau-pulau tersebut rata-rata hanya berada setengah meter di atas permukaan laut, dan seiring dengan kenaikan permukaan laut, cepat atau lambat suku Guna hampir pasti harus meninggalkan semua pulau tersebut pada akhir abad ini atau lebih awal.”

“Semua wilayah pesisir di dunia terkena dampak hal ini dengan kecepatan yang berbeda-beda,” kata Paton.

Penduduk komunitas kecil pesisir di Meksiko pindah ke pedalaman tahun lalu setelah badai terus merenggut rumah mereka. Pemerintah dipaksa untuk mengambil tindakan, mulai dari kota laguna Venesia di Italia hingga komunitas pesisir Selandia Baru.

Sebuah studi baru-baru ini yang dilakukan oleh direktorat Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup Panama, dengan dukungan dari universitas-universitas di Panama dan Spanyol, memperkirakan bahwa pada tahun 2050, Panama akan kehilangan sekitar 2,01% wilayah pesisirnya akibat kenaikan permukaan laut.

Panama memperkirakan biaya relokasi tersebut akan memakan biaya sekitar USD1,2 miliar. "38.000 atau lebih penduduk akan menghadapi kenaikan permukaan air laut dalam jangka pendek dan menengah," kata Ligia Castro, direktur perubahan iklim di Kementerian Lingkungan Hidup Panama.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
Kapal Migran Tenggelam...
Kapal Migran Tenggelam di Lepas Pantai Malaysia, 14 Orang Hilang
Lebih Banyak Kapal Melintasi...
Lebih Banyak Kapal Melintasi Terusan Panama Akibat Perang Iran
Kebakaran Lahap Paviliun...
Kebakaran Lahap Paviliun Perundingan Iklim PBB di Brasil, Para Delegasi Panik Berlarian
Kekeringan Parah, Negara...
Kekeringan Parah, Negara Arab Menabur Awan untuk Mendapatkan Hujan
5 Negara yang Terancam...
5 Negara yang Terancam Punah, dari Penduduk Menyusut hingga Daratan Perlahan Tenggelam
Kroasia Kalahkan Panama,...
Kroasia Kalahkan Panama, Gol Ante Budimir Jaga Asa Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Viral! Sekuriti Apartemen...
Viral! Sekuriti Apartemen Temukan Emas Ratusan Juta di Tempat Sampah, Kembalikan ke Pemilik
Rekomendasi
Periksa Hilman Latief,...
Periksa Hilman Latief, KPK Telusuri Pihak yang Inisiasi Pembagian Kuota Haji Tambahan
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Lolos ke Jakarta, Peserta...
Lolos ke Jakarta, Peserta Liga Bintang Juara GTV Ungkap Pengalaman Seru dan Menegangkan
Berita Terkini
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved