Akankah Donald Trump Jadi Presiden AS yang Pertama Dipenjara? Jawabannya Sudah Bisa Ditebak

Minggu, 02 Juni 2024 - 23:23 WIB
loading...
A A A
Trump akan kembali ke pengadilan untuk sidang hukumannya.

Tanggal tersebut jatuh empat hari sebelum Trump diperkirakan akan secara resmi dicalonkan sebagai calon presiden dari partai tersebut di konvensi nasional Partai Republik.

Trump Bisa Memenangkan Pemilu 2024

Akankah Donald Trump Jadi Presiden AS yang Pertama Dipenjara? Jawabannya Sudah Bisa Ditebak

Foto/AP

Ya, Trump masih bisa mencalonkan diri sebagai presiden AS pada pemilu November 2024.

Konstitusi AS mengharuskan presiden berusia minimal 35 tahun dan merupakan warga negara AS yang telah tinggal di negara tersebut setidaknya selama 14 tahun – Trump memenuhi semua kriteria.

Undang-undang ini tidak melarang terpidana untuk mencalonkan diri atau memenangkan kursi kepresidenan.

Trump Akan Banding

Akankah Donald Trump Jadi Presiden AS yang Pertama Dipenjara? Jawabannya Sudah Bisa Ditebak

Foto/AP

Setelah Trump divonis bersalah, pengacaranya, Blanche, meminta Hakim Juan Merchan untuk membatalkan putusan bersalah tersebut. Namun Merchan dengan cepat menolak permintaan rutin dan pro forma tersebut.

Namun, setelah menjatuhkan hukuman, Trump dapat menantang hukumannya di pengadilan banding New York dan mungkin juga di Pengadilan Banding. Pengacaranya diyakini akan meletakkan dasar untuk argumen-argumen potensial, termasuk:

Dia dapat menuduh hakim tersebut bias, dengan alasan bahwa putri hakim tersebut memimpin sebuah firma dengan beberapa klien Partai Demokrat, termasuk Presiden Joe Biden dan Wakil Presiden Kamala Harris.

Dia dapat berargumen bahwa Hakim Merchan melakukan kesalahan hukum, termasuk mengizinkan juri mendengarkan kesaksian cabul Daniels.

Blanche berpendapat bahwa deskripsi Daniels tentang ketidakseimbangan kekuasaan dengan Trump yang lebih tua dan lebih tinggi, adalah “peluit untuk pemerkosaan,” tidak relevan dengan kasus ini.

Trump dapat berargumentasi bahwa tuduhan tersebut tidak pantas secara hukum. Pemalsuan saja merupakan pelanggaran ringan di New York, namun diangkat menjadi tindak pidana jika dilakukan untuk membantu melakukan atau menyembunyikan kejahatan lain. Dalam kasus ini, tindak pidana lainnya, menurut jaksa, adalah persekongkolan untuk melanggar undang-undang pemilu negara bagian. Namun, pengacara Trump dapat berargumen bahwa karena ia ikut serta dalam pemilu federal, undang-undang pemilu negara bagian tidak berlaku baginya, sehingga ia seharusnya didakwa melakukan pelanggaran ringan, bukan kejahatan besar.

Pendukung Trump Akan Tetap Setia

Menurut jajak pendapat yang dirilis pada tanggal 30 Mei oleh NPR, PBS NewsHour dan Marist, 67 persen responden mengatakan suara mereka pada bulan November tidak akan terpengaruh jika Trump dinyatakan bersalah.

Namun, mantan jaksa dan pakar etika pemerintah Melanie Sloan mengatakan kepada Al Jazeera bahwa putusan bersalah kemungkinan akan menimbulkan perpecahan antara Trump dan konstituen yang lebih moderat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Berita Terkini
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved