Giliran Slovenia Akan Akui Palestina sebagai Negara Merdeka dan Berdaulat
Jum'at, 31 Mei 2024 - 11:00 WIB
loading...
A
A
A
“Sidang dijadwalkan pada hari Selasa mulai pukul 16.00,” kata Zupancic.
Langkah Slovenia ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas oleh negara-negara Eropa untuk mengoordinasikan tekanan terhadap Israel guna mengakhiri perang di Gaza.
Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz, mengecam keputusan pemerintah Slovenia. Katz mengatakan bahwa keputusan tersebut memberi penghargaan kepada Hamas atas pembunuhan dan pemerkosaan—merujuk pada serangan kelompok perlawanan Palestina tersebut pada 7 Oktober terhadap Israel.
Dalam sebuah pernyataan, Katz mengatakan tindakan Slovenia juga memperkuat musuh bebuyutan Israel; Iran, dan merusak “persahabatan erat antara rakyat Slovenia dan Israel.”
“Saya berharap parlemen Slovenia menolak rekomendasi tersebut," kata Katz.
Sementara itu, PM Golob menyerukan penghentian segera permusuhan antara Israel dan Hamas di Gaza dan pembebasan semua sandera.
Langkah Slovenia ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas oleh negara-negara Eropa untuk mengoordinasikan tekanan terhadap Israel guna mengakhiri perang di Gaza.
Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz, mengecam keputusan pemerintah Slovenia. Katz mengatakan bahwa keputusan tersebut memberi penghargaan kepada Hamas atas pembunuhan dan pemerkosaan—merujuk pada serangan kelompok perlawanan Palestina tersebut pada 7 Oktober terhadap Israel.
Dalam sebuah pernyataan, Katz mengatakan tindakan Slovenia juga memperkuat musuh bebuyutan Israel; Iran, dan merusak “persahabatan erat antara rakyat Slovenia dan Israel.”
“Saya berharap parlemen Slovenia menolak rekomendasi tersebut," kata Katz.
Sementara itu, PM Golob menyerukan penghentian segera permusuhan antara Israel dan Hamas di Gaza dan pembebasan semua sandera.
Lihat Juga :