Tentara Israel yang Ditawan di Gaza: Netanyahu Ingin Pulangkan Kami sebagai Mayat!

Jum'at, 31 Mei 2024 - 07:17 WIB
loading...
Tentara Israel yang...
Alexander Trufanov, perwira militer Zionis yang ditawan kelompok perlawanan Palestina di Gaza, sebut pemerintah Israel tak berniat menyelamatkannya tapi justru ingin membunuhnya. Foto/Palestine Chronicle
A A A
GAZA - Alexander Trufanov, seorang perwira militer Zionis yang ditawan kelompok perlawanan Palestina di Gaza, akhirnya muncul dalam video dengan menyampaikan pesan kepada pemerintah dan warga Israel.

Dia mengatakan militerIsrael tidak berusaha menyelamatkan nyawa dirinya dan tawanan lain, melainkan melakukan hal sebaliknya. “Mereka berusaha membunuh kami,” katanya.

Berikut pernyataan video Alexander Trufanov yang disampaikan melalui kanal Telegram Brigade Al-Quds pada Kamis, yang dilansir Palestine Chronicle, Jumat (31/5/2024).

Baca Juga: Hamas Rilis Pesan Misterius Tentara Israel yang Disandera: Nama Saya Alexander

Militer Israel Mencoba Membunuh Kami


“Nama saya Alexander Trufanov. Seperti yang saya janjikan kepada Anda, saya ingin menyampaikan beberapa pesan. Pertama, saya ingin mengatakan bahwa situasi saya baik, saya sehat, meskipun militer dan Angkatan Udara Israel mencoba membunuh saya berkali-kali. Puji Tuhan hari ini saya dapat berbicara dengan Anda, dan terima kasih kepada Saraya Al-Quds yang telah merawat saya, melindungi saya, dan menjaga hidup saya."

Sekarang saya ingin mengatakan yang sebenarnya: pemerintahan [Perdana Menteri Benjamin] Netanyahu dan pimpinan keamanan berbohong kepada Anda dan mengatakan kepada Anda bahwa mereka ingin membawa kami kembali melalui tekanan militer, namun kenyataannya, mereka berusaha membunuh kami. Mereka tidak mau membayar harga untuk menghidupkan kembali kami; mereka ingin membawa [kami] kembali [sebagai] mayat. Jauh lebih murah dan hemat biaya bagi mereka untuk mengembalikan mayat. Inilah mengapa saya mengimbau Anda, para pengunjuk rasa, untuk berdemonstrasi, membuat keributan, dan memberikan tekanan."

Saya tidak ingin menjadi orang mati berikutnya yang Anda hitung. Anda sudah tahu persis berapa banyak tahanan yang terbunuh di sini akibat pengeboman Angkatan Udara dan di tangan Angkatan Darat. Tolong, saya tidak ingin menjadi yang berikutnya. Bantu saya pulang ke rumah dengan sehat dan utuh kepada ibu, ayah, pacar, nenek, dan lainnya. Tolong bantu kami."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Piala Dunia 2026: Spanyol...
Piala Dunia 2026: Spanyol Hancurkan Arab Saudi 4-0
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved