Aljazair Edarkan Rancangan Resolusi di Dewan Keamanan PBB, Tuntut Gencatan Senjata Gaza
Kamis, 30 Mei 2024 - 16:29 WIB
loading...
A
A
A
Usulan Aljazair muncul terutama setelah serangan udara mematikan Israel yang melanda Rafah pada Minggu malam dan menyebabkan kebakaran di satu kamp pengungsi Palestina, menewaskan 45 orang dan melukai lebih dari 100 orang lainnya.
Sejak saat itu, lebih banyak lagi serangan Israel yang terjadi, di mana Tel Aviv secara terang-terangan mengabaikan dan secara langsung menolak seruan komunitas internasional untuk menghentikan tindakan tersebut, serta perintah dari Mahkamah Internasional (ICJ).
Baca juga: Hamas Fleksibel dengan Masa Depan Gaza Pascaperang
Meskipun rancangan resolusi tersebut belum dilakukan pemungutan suara, namun dilaporkan telah mendapat dukungan yang signifikan dari banyak diplomat yang mewakili anggota Dewan Keamanan, dengan Duta Besar China untuk PBB Fu Cong mengatakan, “Ini adalah harapan kami bahwa hal ini (pengesahan resolusi) dapat dilakukan secepat mungkin karena kehidupan dipertaruhkan.”
Namun ada beberapa pihak yang skeptis terhadap rancangan tersebut, khususnya sekutu Israel seperti Amerika Serikat, di mana Duta Besar AS Linda Thomas-Greenfield menyatakan, “Kami menunggu untuk melihatnya dan kemudian kami akan bereaksi terhadapnya.”
Sejak saat itu, lebih banyak lagi serangan Israel yang terjadi, di mana Tel Aviv secara terang-terangan mengabaikan dan secara langsung menolak seruan komunitas internasional untuk menghentikan tindakan tersebut, serta perintah dari Mahkamah Internasional (ICJ).
Baca juga: Hamas Fleksibel dengan Masa Depan Gaza Pascaperang
Meskipun rancangan resolusi tersebut belum dilakukan pemungutan suara, namun dilaporkan telah mendapat dukungan yang signifikan dari banyak diplomat yang mewakili anggota Dewan Keamanan, dengan Duta Besar China untuk PBB Fu Cong mengatakan, “Ini adalah harapan kami bahwa hal ini (pengesahan resolusi) dapat dilakukan secepat mungkin karena kehidupan dipertaruhkan.”
Namun ada beberapa pihak yang skeptis terhadap rancangan tersebut, khususnya sekutu Israel seperti Amerika Serikat, di mana Duta Besar AS Linda Thomas-Greenfield menyatakan, “Kami menunggu untuk melihatnya dan kemudian kami akan bereaksi terhadapnya.”
(sya)
Lihat Juga :