Israel Ubah Rafah Jadi Lautan Api dengan Bom Canggih AS, Ini Buktinya

Kamis, 30 Mei 2024 - 07:19 WIB
loading...
A A A
“Amunisi seperti GBU-39 seringkali dipilih secara khusus untuk meminimalkan kemungkinan bahaya terhadap warga sipil atau objek sipil,” kata NR Jenzen-Jones, direktur Layanan Penelitian Persenjataan.

"Apapun itu, setiap serangan yang ditargetkan—dan terutama setiap serangan yang dilakukan di dekat warga sipil—diperlukan prosedur estimasi kerusakan tambahan yang kuat.”

Lebih dari 36.000 warga Palestina tewas dalam perang Hamas-Israel, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.

Israel melancarkan kampanye militernya setelah militan Hamas menyerbu komunitas Israel di dekat perbatasan Gaza dan menewaskan sekitar 1.200 orang pada bulan Oktober 2023.

Gambar pecahan amunisi di Rafah, yang diambil oleh jurnalis Palestina Alam Sadeq pada hari Senin, menunjukkan kode sangkar, atau urutan lima karakter yang digunakan untuk mengidentifikasi penjual yang menjual senjata kepada pemerintah AS.

Penunjukan “81873” menghubungkan pecahan tersebut dengan Woodward HRT, produsen komponen senjata yang terdaftar di Valencia, California.

Video dan gambar Sadeq telah diverifikasi dan diberi geolokasi oleh The Washington Post.

Dia melakukan perjalanan ke Rafah dari dekat Khan Younis pada Senin pagi untuk mendokumentasikan dampak serangan tersebut. Saat dia berjalan melewati reruntuhan, dia melihat seorang anak laki-laki duduk di tanah sambil mengamati sisa-sisa papan elektronik.

“Dia memberitahu saya bahwa benda itu ada di dalam tendanya,” kata Sadeq. “Saya tahu rudal ini digunakan untuk pengeboman.”

Amerika Serikat memasok Israel dengan 1.000 bom berpemandu presisi pada tahun 2023, menurut database transfer senjata yang dikelola oleh Institut Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm.

Pemerintahan Presiden Joe Biden tidak menghentikan pengiriman amunisi ini selama perang berlangsung.

Bulan lalu, Departemen Luar Negeri AS menyetujui pengiriman lebih dari 1.000 bom berdiameter kecil GBU-39/B beserta kontainer pada hari yang sama ketika pasukan Israel membom konvoi pekerja bantuan World Central Kitchen (WCK) di Gaza, menewaskan tujuh orang.

Serangan pada Minggu malam terjadi di dekat pangkalan logistik Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk pengungsi Palestina, menghancurkan setidaknya empat bangunan timah yang digunakan sebagai tempat berlindung bagi para pengungsi, menurut citra satelit pada Senin yang disediakan oleh Planet Labs.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
AS Sesumbar Siap Fasilitasi...
AS Sesumbar Siap Fasilitasi Iran jika Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Dobrak Tradisi, Raja...
Dobrak Tradisi, Raja Charles Ungkap Bayar Tagihan Pajak Rp306 Miliar Setahun
Rekomendasi
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
Berita Terkini
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved