Siapa Richard Peeperkorn? Pencetus Gerakan All Eyes On Rafah yang Viral di Media Sosial

Rabu, 29 Mei 2024 - 19:19 WIB
loading...
A A A
Dari tahun 1996 hingga 2002, Peeperkorn menjabat sebagai Spesialis Sektor Kesehatan dan HIV-AIDS di Kementerian Luar Negeri Belanda di Zambia dan Malawi. Selain mengelola program dukungan komprehensif di Zambia dan Malawi, beliau juga berperan sebagai pemandu dalam proses reformasi sektor kesehatan dalam kerangka pengembangan pendekatan sektoral di kedua negara dan bersama-sama mengembangkan dan mengelola program HIV-AIDS regional untuk Afrika Selatan.

Sebelumnya (1986–1996) beliau memegang berbagai posisi di PBB dan pemerintah, di Zambia, Madagaskar, Bangladesh, Pakistan, Lesotho dan sebagai dokter di Rumah Sakit Universitas di Belanda.

Minat khusus Peeperkorn adalah sistem kesehatan dan dukungan kemanusiaan. Ia meneliti, menyutradarai, dan ikut memproduseri film dokumenter “Health Reforms at Work: Experiences with the Sector-Wide Approach in Zambia” (2004). Rik adalah penggemar berat sepak bola dan sangat tertarik dengan sejarah modern.

Warga Negara Belanda

Peeperkorn adalah warga negara Belanda. Dia sudah menikah dan memiliki seorang putra.

Rik Peeperkorn memperoleh gelar MD dari University of Amsterdam (1986) dan memperoleh gelar MPH dari Johns Hopkins University-School of Public Health (1992).

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
5 Kemenangan Terbesar...
5 Kemenangan Terbesar Spanyol di Piala Dunia: Arab Saudi Ikut Jadi Korban
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved