Siapa Richard Peeperkorn? Pencetus Gerakan All Eyes On Rafah yang Viral di Media Sosial

Rabu, 29 Mei 2024 - 19:19 WIB
loading...
A A A
Melansir Situs Resmi WHO, Rik Peeperkorn, MD, MPH, telah bekerja selama lebih dari 30 tahun di bidang Kesehatan Masyarakat internasional di Afrika, Asia, dan Eropa, dan memiliki pengalaman luas dalam penguatan sistem kesehatan, reformasi sektor, layanan kesehatan primer dan rujukan, penyakit menular dan tidak menular. penyakit, HIV-AIDS, dan dukungan kemanusiaan.

Dari tahun 2013 hingga 2021, Dr Peeperkorn adalah Perwakilan WHO untuk Afghanistan. Dukungan negara WHO difokuskan pada COVID-19, memimpin respons "Satu Persatuan Bangsa-Bangsa", sistem kesehatan, penyakit menular dan menular, nutrisi, reproduksi, kesehatan ibu, anak dan remaja neonatal, kekerasan berbasis gender, dan dukungan kemanusiaan. Program kemanusiaan ini menangani keadaan darurat dan wabah kesehatan serta pemberantasan polio. Di negara yang sedang dilanda konflik seperti Afghanistan, hal ini memerlukan negosiasi yang berkesinambungan dan terampil dengan semua pihak di semua tingkatan.

Sebelum bergabung dengan WHO, Peeperkorn mengelola portofolio program dukungan kesehatan dan HIV-AIDS yang besar di Tanzania (2005–2013) untuk Kementerian Luar Negeri Belanda. Sebagai salah satu pemimpin di Sektor Kesehatan, beliau mewakili dan mengoordinasikan banyak mitra pembangunan yang berhubungan dengan Pemerintah Tanzania, organisasi masyarakat sipil, sektor swasta, dan inisiatif global.

Sebelum penugasannya di Tanzania, Peeperkorn bekerja sebagai Associate Director di Departemen Dukungan Negara dan Regional di UNAIDS di Jenewa (2002–2005), di mana ia bertanggung jawab atas konseptualisasi dan pendirian fasilitas dukungan teknis regional UNAIDS, pengarusutamaan HIV dan AIDS. AIDS dalam instrumen pembangunan dan program sektor, saran kebijakan dan panduan program.

Baca Juga: Akankah Bentrokan Tentara Mesir dan Israel di Perbatasan Rafah Memicu Perang?

Fokus pada Sistem Kesehatan dan Kemanusiaan

Siapa Richard Peeperkorn? Pencetus Gerakan All Eyes On Rafah yang Viral di Media Sosial

Foto/X
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Brand Lokal Queensi Sukses Cetak Rekor 1 Juta Penjualan
Berita Terkini
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved