4 Fakta Yossi Cohen, Mantan Bos Mossad yang Mengancam Jaksa ICC

Rabu, 29 Mei 2024 - 18:50 WIB
loading...
4 Fakta Yossi Cohen,...
Yossi Cohen, mantan bos Mossad, memiliki banyak kontroversi. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Yossi Cohen, mantan bos Mossad , kini menjadi perhatian dunia internasional karena diduga mengancam akan membunuh jaksa ICC Fatou Bensouda agar tidak menyelidiki kejahatan perang yang dilakukan Israel. Dia dikenal sebagai agen intelijen yang memiliki banyak jaringan internasional dan memiliki pengaruh yang besar di Israel.

Sebagai agen intelijen yang merangkai karier dari bawah, Cohen dikenal sebagai mata-mata yang menghalalkan segala cara untuk mengerjakan tugas. Bukan hanya ancaman, tetapi operasi pembunuhan hingga berbagai kekejaman lainnya. Dia pun dikenal sebagai agen Mossad yang disegani di kalangan komunitas badan intelijen dunia.

4 Fakta Yossi Cohen, Mantan Bos Mossad yang Mengancam Jaksa ICC

1. Mengancam Membunuh Jaksa ICC

4 Fakta Yossi Cohen, Mantan Bos Mossad yang Mengancam Jaksa ICC

Foto/Reuters

Mantan bos Mossad, badan intelijen luar negeri Israel, diduga mengancam kepala jaksa pengadilan pidana internasional dalam serangkaian pertemuan rahasia di mana dia mencoba menekannya agar meninggalkan penyelidikan kejahatan perang, demikian ungkap Guardian.

Kontak rahasia Yossi Cohen dengan jaksa ICC saat itu, Fatou Bensouda, terjadi pada tahun-tahun menjelang keputusannya untuk membuka penyelidikan formal atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di wilayah pendudukan Palestina.

Investigasi tersebut, yang diluncurkan pada tahun 2021, mencapai puncaknya pada minggu lalu ketika penerus Bensouda, Karim Khan, mengumumkan bahwa ia sedang meminta surat perintah penangkapan untuk perdana menteri Israel, Benjamin Netanyahu, atas perilaku negara tersebut dalam perang di Gaza.

Keputusan jaksa penuntut untuk mengajukan surat perintah penangkapan kepada Netanyahu dan menteri pertahanannya, Yoav Gallant, serta tiga pemimpin Hamas ke ruang pra-persidangan ICC, merupakan hasil yang telah lama dikhawatirkan oleh kalangan militer dan politik Israel.

Keterlibatan pribadi Cohen dalam operasi melawan ICC terjadi ketika dia menjabat sebagai direktur Mossad. Aktivitasnya diizinkan pada tingkat tinggi dan dibenarkan atas dasar bahwa pengadilan menimbulkan ancaman penuntutan terhadap personel militer, menurut seorang pejabat senior Israel.

Melansir Guardian, sumber Israel lainnya yang mengetahui tentang operasi terhadap Bensouda mengatakan bahwa tujuan Mossad adalah untuk mengkompromikan jaksa atau menjadikannya sebagai seseorang yang akan bekerja sama dengan tuntutan Israel.

Cohen, yang merupakan salah satu sekutu terdekat Netanyahu pada saat itu dan muncul sebagai kekuatan politik di Israel, secara pribadi memimpin keterlibatan Mossad dalam kampanye negara tersebut selama hampir satu dekade untuk melemahkan pengadilan.

2. Berselingkuh dan Ungkap Rahasia Negara dengan Pramugari

4 Fakta Yossi Cohen, Mantan Bos Mossad yang Mengancam Jaksa ICC

Foto/Reuters
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Pecat Wakil Bos...
Israel Pecat Wakil Bos Mossad setelah Gagal Operasi Runtuhkan Rezim Iran
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Belfast Membara! Kerusuhan...
Belfast Membara! Kerusuhan Pecah, Sejumlah Bangunan dan Kendaraan Dibakar
Trump Tuduh Iran Mengulur...
Trump Tuduh Iran Mengulur Waktu Kesepakatan Damai: Mereka Harus Bayar Mahal!
Rekomendasi
Nama Raffi Ahmad Terseret...
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Bluray Cargo, Respons Nagita Slavina Jadi Sorotan
Pemerintah Hormati Putusan...
Pemerintah Hormati Putusan Kasus Andrie Yunus, Yusril: Wujud Independensi Peradilan
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Berita Terkini
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved