Spanyol, Norwegia dan Irlandia Resmi Mengakui Negara Palestina

Selasa, 28 Mei 2024 - 21:14 WIB
loading...
A A A
Norwegia, yang bukan anggota UE namun sering menyelaraskan kebijakan luar negerinya dengan blok tersebut, menyerahkan dokumen diplomatik kepada pemerintah Palestina pada akhir pekan sebelum pengakuan resminya.

Pada saat yang sama, kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell mendukung Pengadilan Kriminal Internasional, yang jaksa penuntutnya sedang meminta surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan lainnya, termasuk para pemimpin kelompok militan Hamas.

Deklarasi resmi dan perselisihan diplomatik yang diakibatkannya terjadi setelah tujuh bulan perang sengit yang dilancarkan Israel melawan Hamas di Gaza menyusul serangan yang dipimpin Hamas pada 7 Oktober di mana militan menyerbu perbatasan Gaza menuju Israel, menewaskan 1.200 orang dan menyandera sekitar 250 orang. . Serangan udara dan darat Israel telah menewaskan 36.000 warga Palestina, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.

Pengumuman bersama oleh Spanyol, Irlandia dan Norwegia minggu lalu memicu kemarahan dari pihak berwenang Israel, yang memanggil duta besar negara-negara tersebut di Tel Aviv ke Kementerian Luar Negeri, di mana mereka difilmkan saat diperlihatkan video serangan dan penculikan Hamas pada 7 Oktober.

Sekitar 140 negara – lebih dari dua pertiga anggota PBB – mengakui negara Palestina. Masuknya tiga negara Eropa Barat ke dalam kelompok tersebut kemungkinan akan memberikan tekanan pada negara-negara besar Uni Eropa, Prancis dan Jerman, untuk memikirkan kembali posisi mereka.

Perdana Menteri Slovenia Robert Golob mengatakan pada hari Senin bahwa pemerintahannya akan memutuskan pengakuan negara Palestina pada hari Kamis dan meneruskan keputusannya ke parlemen untuk persetujuan akhir.

Amerika Serikat dan Inggris, antara lain, mendukung gagasan negara Palestina merdeka bersama Israel, namun mengatakan hal itu harus dilakukan sebagai bagian dari penyelesaian yang dinegosiasikan. Pemerintahan Netanyahu mengatakan konflik tersebut hanya dapat diselesaikan melalui negosiasi langsung.

Dalam pidatonya pada hari Selasa, Sánchez mengatakan bahwa pengakuan negara Palestina adalah “keputusan yang tidak kami ambil terhadap siapa pun, apalagi terhadap Israel, orang-orang ramah yang kami hormati, yang kami hargai, dan yang ingin kami miliki bersama. hubungan terbaik.”

Baca Juga: Mantan Bos Mossad Ancam Jaksa ICC untuk Menghentikan Penyelidikan Israel

Pemimpin Sosialis, yang mengumumkan keputusan negaranya di hadapan parlemen pekan lalu, telah menghabiskan waktu berbulan-bulan berkeliling negara-negara Eropa dan Timur Tengah, termasuk singgah di Oslo dan Dublin, untuk menggalang dukungan bagi pengakuan negara Palestina dan gencatan senjata di Gaza.

Dia menyerukan gencatan senjata permanen, meningkatkan bantuan kemanusiaan ke Gaza dan pembebasan sandera yang ditahan Hamas sejak serangan 7 Oktober yang memicu tanggapan Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Siapa Yasser Abbas?...
Siapa Yasser Abbas? Putra Presiden Palestina yang Diprediksi Meneruskan Kepemimpinan Ayahnya
1,5 Juta Warga Palestina...
1,5 Juta Warga Palestina Berikan Suara untuk Pemilu Pertama sejak Perang Gaza
Hendak Berdoa Bersama...
Hendak Berdoa Bersama Trump, Tokoh Pro-Israel Dimaki-maki Aktivis HAM
Hamas Segera Miliki...
Hamas Segera Miliki Pemimpin Baru, Siapa Kandidat Terkuat?
Prabowo-Macron Sepakat...
Prabowo-Macron Sepakat Dukung Solusi Dua Negara untuk Palestina
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Berita Terkini
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved