AS Akan Cabut Larangan Penjualan Senjata Ofensif ke Arab Saudi
Minggu, 26 Mei 2024 - 23:23 WIB
loading...
AS akan cabut larangan penjualan senjata ofensif ke Arab Saudi. Foto/Reuters
A
A
A
RIYADH - Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan mencabut larangan penjualan senjata ofensif ke Arab Saudi, kemungkinan besar dalam beberapa minggu mendatang. Itu dilaporkan Financial Times.
Washington telah memberi isyarat kepada Arab Saudi bahwa mereka siap untuk mencabut larangan tersebut, lapor surat kabar tersebut, mengutip seseorang yang mengetahui masalah tersebut.
Segera setelah menjabat pada tahun 2021, Biden mengambil sikap yang lebih keras atas kampanye Arab Saudi melawan kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran di Yaman, yang telah menimbulkan banyak korban sipil, dan atas catatan hak asasi manusia di Riyadh, khususnya pembunuhan jurnalis dan politikus Washington Post pada tahun 2018. lawan Jamal Khashoggi.
Baca Juga: Pakar Sebut Operasi Militer Israel di Gaza Tidak Berjalan dengan Baik, Berikut Alasannya
Arab Saudi, yang merupakan konsumen senjata terbesar AS, merasa kesal dengan pembatasan tersebut, sehingga membekukan jenis penjualan senjata yang telah diberikan oleh pemerintahan AS sebelumnya selama beberapa dekade.
Washington telah memberi isyarat kepada Arab Saudi bahwa mereka siap untuk mencabut larangan tersebut, lapor surat kabar tersebut, mengutip seseorang yang mengetahui masalah tersebut.
Segera setelah menjabat pada tahun 2021, Biden mengambil sikap yang lebih keras atas kampanye Arab Saudi melawan kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran di Yaman, yang telah menimbulkan banyak korban sipil, dan atas catatan hak asasi manusia di Riyadh, khususnya pembunuhan jurnalis dan politikus Washington Post pada tahun 2018. lawan Jamal Khashoggi.
Baca Juga: Pakar Sebut Operasi Militer Israel di Gaza Tidak Berjalan dengan Baik, Berikut Alasannya
Arab Saudi, yang merupakan konsumen senjata terbesar AS, merasa kesal dengan pembatasan tersebut, sehingga membekukan jenis penjualan senjata yang telah diberikan oleh pemerintahan AS sebelumnya selama beberapa dekade.
Lihat Juga :