Pemimpin Hizbullah Janjikan Kejutan untuk Israel
Minggu, 26 Mei 2024 - 14:03 WIB
loading...
A
A
A
Dia menambahkan, “Pengakuan ini dianggap sebagai salah satu hasil dari pertempuran Badai Al-Aqsa,” mengacu pada serangan yang dilancarkan faksi-faksi Palestina terhadap pangkalan militer dan permukiman Israel di sekitar Gaza pada 7 Oktober 2023.
Pada Rabu, tiga negara Eropa (Irlandia, Spanyol dan Norwegia) mengumumkan pengakuan resmi terhadap negara Palestina, sementara negara lain, seperti Slovenia dan Malta, mengumumkan kesediaan mereka mengambil langkah yang sama.
Nasrallah juga mengatakan, “Salah satu akibat dari Badai Al-Aqsa dan ketabahan perlawanan adalah hari ini Israel hadir di hadapan ICC,” setelah jaksa penuntut pengadilan, Karim Khan, berusaha mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas kejahatan perang di Gaza.
Dia menunjukkan, “Israel tidak pernah menghormati resolusi internasional. Mereka melancarkan serangan paling kejam di kota Rafah setelah keputusan ICJ.”
Sebelumnya pada Jumat, ICJ mengeluarkan langkah-langkah sementara baru yang menuntut Israel segera menghentikan serangannya terhadap Rafah, tetap membuka Penyeberangan Rafah untuk memfasilitasi masuknya bantuan ke Gaza dan menyerahkan laporan ke pengadilan dalam waktu satu bulan mengenai langkah-langkah yang telah diambil.
Pada Rabu, tiga negara Eropa (Irlandia, Spanyol dan Norwegia) mengumumkan pengakuan resmi terhadap negara Palestina, sementara negara lain, seperti Slovenia dan Malta, mengumumkan kesediaan mereka mengambil langkah yang sama.
Nasrallah juga mengatakan, “Salah satu akibat dari Badai Al-Aqsa dan ketabahan perlawanan adalah hari ini Israel hadir di hadapan ICC,” setelah jaksa penuntut pengadilan, Karim Khan, berusaha mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas kejahatan perang di Gaza.
Dia menunjukkan, “Israel tidak pernah menghormati resolusi internasional. Mereka melancarkan serangan paling kejam di kota Rafah setelah keputusan ICJ.”
Sebelumnya pada Jumat, ICJ mengeluarkan langkah-langkah sementara baru yang menuntut Israel segera menghentikan serangannya terhadap Rafah, tetap membuka Penyeberangan Rafah untuk memfasilitasi masuknya bantuan ke Gaza dan menyerahkan laporan ke pengadilan dalam waktu satu bulan mengenai langkah-langkah yang telah diambil.
(sya)
Lihat Juga :