Bantuan Makanan untuk Gaza Membusuk Terjemur Matahari karena Israel Tutup Rafah

Minggu, 26 Mei 2024 - 11:21 WIB
loading...
A A A
Salah satu sopir truk, Mahmoud Hussein, mengatakan barang-barang yang dimuat di kendaraannya selama sebulan, lambat laun rusak di bawah sinar matahari. Sebagian bahan makanan terpaksa dibuang, sebagian lainnya dijual dengan harga murah.

“Apel, pisang, ayam dan keju, banyak yang busuk, ada yang dikembalikan dan dijual seperempat harganya,” ujar dia sambil berjongkok di bawah truknya untuk berteduh.

“Saya minta maaf karena bawang yang kami bawa paling-paling akan dimakan oleh hewan karena ada cacing di dalamnya,” ungkap dia.

Pengiriman bantuan untuk Gaza melalui Rafah dimulai pada akhir Oktober, dua pekan setelah dimulainya perang antara Israel dan kelompok Palestina, Hamas.

Aliran bantuan sering kali diperlambat inspeksi Israel dan aktivitas militer di Gaza serta jumlah bantuan untuk 2,3 juta penduduk di wilayah kantong tersebut jauh di bawah kebutuhan, menurut para pejabat bantuan.

Lembaga pemantau kelaparan global telah memperingatkan akan terjadinya kelaparan di beberapa bagian Gaza.

Stok Telur Busuk


Sejak 5 Mei, tidak ada truk yang melintasi Rafah dan sangat sedikit yang melintasi Penyeberangan Karm Abu Salem Israel, menurut data PBB.

“Jumlah truk bantuan yang menunggu di Sinai utara Mesir kini sangat besar, dan beberapa diantaranya telah tertahan selama lebih dari dua bulan,” ungkap Khaled Zayed, kepala Bulan Sabit Merah Mesir di wilayah tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Gempa M6,0 Guncang Pantai...
Gempa M6,0 Guncang Pantai Barat Meksiko
Trump Tuduh China Ingin...
Trump Tuduh China Ingin Kuasai Terusan Panama: Tak Akan Terjadi!
Rekomendasi
Profil Christina Endarwati...
Profil Christina Endarwati Ketua Majelis Hakim Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Pilot Pesawat AMA PK-RCY...
Pilot Pesawat AMA PK-RCY yang Dibakar di Bandara Ipdeheik Papua Tewas
Siapkan Generasi Unggul,...
Siapkan Generasi Unggul, Yayasan Pendidikan Islam RUS Kudus Hadirkan SMP Internasional
Berita Terkini
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved