Malaysia Buka Lagi Sektor Ekonomi 4 Mei dengan Protokol COVID-19

Jum'at, 01 Mei 2020 - 14:21 WIB
loading...
Malaysia Buka Lagi Sektor...
Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin. Foto/REUTERS
A A A
PUTRAJAYA - Hampir semua sektor ekonomi di Malaysia akan dibuka kembali mulai Senin (4/5/2020) dengan protokol kesehatan untuk pencegahan penyebaran virus corona baru, COVID-19.

Keputusan untuk menghidupkan lagi sektor ekonomi tersebut disampaikan Perdana Menteri (PM) Muhyiddin Yassin dalam pesan Hari Buruh, Jumat (1/5/2020).

"Dengan saran dari Departemen Kesehatan, berdasarkan data yang dikumpulkan, dan protokol yang digariskan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pemerintah telah memutuskan untuk membuka sektor ekonominya dengan hati-hati, sembari menerapkan prosedur operasi standar (SOP) kesehatan yang ketat," katanya.

"Hampir semua sektor ekonomi dan kegiatan bisnis akan diizinkan beroperasi mulai 4 Mei, tergantung pada protokol dan SOP yang diputuskan oleh otoritas," lanjut perdana menteri pengganti Mahathir Mohamad tersebut, seperti dikutip Channel News Asia.

Namun, PM Muhyiddin menjelaskan bahwa beberapa industri dan kegiatan bisnis akan tetap ditutup karena melibatkan pertemuan massal, dan di mana social distancing sulit untuk ditegakkan.

Beberapa kegiatan bisnis yang tetap ditutup itu termasuk bioskop, ruang karaoke, pusat refleksiologi, kelab malam, pasar Ramadhan, pasar raya Idul Fitri, karnaval penjualan, serta semua konferensi dan pameran.

Selain itu, kegiatan olahraga yang melibatkan kontak fisik dan pertemuan massa juga belum boleh dilanjutkan. Ini termasuk sepak bola, rugby, berenang di area umum dan semua olahraga dalam ruangan.

Sementara itu, kegiatan di luar ruangan seperti bulu tangkis, tenis, bersepeda, golf, dan lari dalam kelompok kecil dengan tidak lebih dari 10 orang, akan diizinkan.

Muhyiddin menjelaskan hal itu sebagai perintah kontrol gerakan bersyarat (MCO). Khusus untuk restoran, dengan ruang yang cukup untuk memastikan social distancing antara pelanggan, akan diizinkan untuk dibuka kembali.

Sedangkan kegiatan keagamaan seperti salat Jumat dan salat berjamaah lainnya di masjid tidak akan diizinkan.

Perjalanan antarnegara bagian, termasuk untuk kembali ke kota asal untuk perayaan Idul Fitri tidak diperbolehkan.

Muhyiddin juga mengatakan bahwa sekolah dan institusi pendidikan tinggi akan tetap ditutup.

"Daftar lengkap kegiatan yang akan dilarang akan tercermin di situs web Dewan Keamanan Nasional," katanya.

"Daftar ini akan ditinjau dari waktu ke waktu tergantung pada jumlah kasus COVID-19," ujarnya.

MCO, yang diberlakukan sejak 18 Maret dan diperpanjang tiga kali hingga 12 Mei, bertujuan untuk mengekang penyebaran COVID-19 di Malaysia.

Hingga hari ini, ada total 6.002 kasus infeksi COVID-19 yang dikonfirmasi di Malaysia, di mana 4.171 atau 69,5 persen pasien berhasil disembuhkan. Negara ini mncatat 102 orang meninggal.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Kunjungi Indonesia,...
Kunjungi Indonesia, Menlu Malaysia Fokus Kerja Sama Atasi Guncangan Eksternal
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
3 Alasan Norwegia Batalkan...
3 Alasan Norwegia Batalkan Penjualan Rudal rudal Anti-kapal NSM ke Malaysia
Malaysia Geram dengan...
Malaysia Geram dengan Respons Lemah Dunia atas Norwegia Batalkan Sepihak Penjualan Rudal Canggih
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Ini Penyebab Dasar Laut...
Ini Penyebab Dasar Laut Filipina Terangkat 2 Meter akibat Gempa Dahsyat M7,8
Rekomendasi
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Timwas Sebut Presiden...
Timwas Sebut Presiden Prabowo Ingin Antrean Haji Dipangkas Lagi
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
Indonesia Masuk 5 Besar...
Indonesia Masuk 5 Besar Negara dengan Penurunan Kasus Covid-19 Signifikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved