Filipina Buka Stasiun Mata-mata Baru di Dekat Taiwan Seiring Militerisasi AS
Jum'at, 24 Mei 2024 - 19:45 WIB
loading...
A
A
A
Latihan perang Balikatan AS-Filipina pada April diadakan di dekat Laut China Selatan, tempat Beijing dan Manila mempunyai klaim teritorial.
China mengecam latihan tersebut karena hanya akan semakin memperburuk ketegangan regional.
“Filipina harus memahami bahwa menarik negara-negara di luar Laut China Selatan untuk mengerahkan kekuatan mereka dan memicu konfrontasi di kawasan hanya akan meningkatkan ketegangan dan merusak stabilitas kawasan,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian.
Mantan Presiden Filipina Rodrigo Duterte juga memperingatkan Presiden saat ini Bongbong Marcos Jr tentang risiko bersujud kepada Amerika Serikat (AS), sambil menuduh Washington mencoba memprovokasi perang antara Filipina dan China.
“Filipina, sekutu utama AS di kawasan yang menjadi tuan rumah pangkalan militernya, semakin dimiliterisasi oleh AS dalam upaya membentuk negara kepulauan itu menjadi proksi potensi konflik dengan China,” pungkas analis geopolitik kepada Sputnik.
China mengecam latihan tersebut karena hanya akan semakin memperburuk ketegangan regional.
“Filipina harus memahami bahwa menarik negara-negara di luar Laut China Selatan untuk mengerahkan kekuatan mereka dan memicu konfrontasi di kawasan hanya akan meningkatkan ketegangan dan merusak stabilitas kawasan,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian.
Mantan Presiden Filipina Rodrigo Duterte juga memperingatkan Presiden saat ini Bongbong Marcos Jr tentang risiko bersujud kepada Amerika Serikat (AS), sambil menuduh Washington mencoba memprovokasi perang antara Filipina dan China.
“Filipina, sekutu utama AS di kawasan yang menjadi tuan rumah pangkalan militernya, semakin dimiliterisasi oleh AS dalam upaya membentuk negara kepulauan itu menjadi proksi potensi konflik dengan China,” pungkas analis geopolitik kepada Sputnik.
(sya)
Lihat Juga :