3 Presiden Iran dengan Masa Jabatan Terlama, Nomor 2 Penentang Keras Israel dan AS

Rabu, 22 Mei 2024 - 16:06 WIB
loading...
3 Presiden Iran dengan...
Mahmoud Ahmadinejad menjadi salah satu presiden Iran dengan masa jabatan terlama. Foto/AP
A A A
TEHERAN - Terdapat sejumlah nama Presiden Iran dengan masa jabatan terlama yang bisa diketahui. Salah satunya dikenal sebagai penentang keras Israel dan Amerika Serikat.

Sepanjang riwayatnya, Iran telah memiliki sederet nama yang menjadi presiden. Melihat ke belakang, presiden pertama Iran adalah Abolhassan Banisadr yang terpilih pada pemilu pertama pada 1980.

Sejak itu, Iran telah dipimpin sejumlah nama lain yang menjadi presiden. Melihat nama-namanya, ada beberapa di antaranya yang menjabat dalam waktu terlama. Siapa saja?

Presiden Iran dengan Masa Jabatan Terlama

1. Mohammad Khatami

Mohammad Khatami dikenal sebagai seorang ulama dan reformis kenamaan di Iran. Pada puncak kariernya, ia pernah menjadi Presiden Iran periode 1997-2005 (8 tahun).

Mengutip Britannica, Rabu (22/5/2024), Khatami lahir di Ardakan, provinsi Yazd, 29 September 1943. Memiliki latar belakang keluarga ulama terkenal, ia juga disebut sebagai sosok keturunan Nabi Muhammad karena selalu mengenakan sorban hitam.

Pada riwayat pendidikannya, Khatami pernah belajar di madrasah tradisional (sekolah agama) kota suci Qom. Saat dewasa, ia juga menerima gelar dalam bidang filsafat dari Universitas Isfahan dan Universitas Teheran,

Sebelum menjadi presiden, Khatami pernah mendapat jabatan Menteri Kebudayaan dan Bimbingan Islam. Ia bertugas di bawah presiden Ali Khamenei dan Akbar Hashemi selama hampir 10 tahun (1982-1992).

Setelah itu, Khatami juga sempat menjadi Direktur Perpustakaan Nasional hingga penasihat Presiden Ali Akbar Hashemi. Barulah pada pemilu 1997, ia mencalonkan diri.

Menariknya, Khatami menang telak. Janji kampanyenya mencakup kebebasan berekspresi yang lebih besar, serta langkah-langkah untuk mengatasi pengangguran dan meningkatkan privatisasi.

Baca Juga: Campur Tangan Mossad atau Konflik Internal Iran yang Menyebabkan Kecelakaan Helikopter Presiden Raisi

2. Mahmoud Ahmadinejad

Mahmoud Ahmadinejad merupakan presiden ke-6 Iran. Ia menjabat selama 8 tahun dari 2005 hingga 2013.

Pada riwayatnya, Ahmadinejad lahir pada 1956 di Garmsar, dekat Teheran. Memiliki ayah seorang pandai besi, ia meraih gelar PhD dari Universitas Sains dan Teknologi Teheran.

Dikenal sebagai populis garis keras, Ahmadinejad kerap memunculkan kontroversi sejak memimpin Iran. Ia memiliki retorika yang keras terhadap Amerika Serikat dan Israel.

Sebelum jadi presiden, Ahmadinejad dilaporkan tidak mengeluarkan uang untuk kampanye. Sebagai gantinya, ia mendapat didukung dari berbagai kelompok konservatif yang kuat.

Gaya kampanye yang ditunjukan berfokus pada kemiskinan, keadilan sosial dan distribusi kekayaan di Iran. Selain itu, ia juga berulang kali membela program nuklir negaranya yang membuat khawatir AS dan Uni Eropa.

Saat berkuasa, Ahmadinejad pernah menyampaikan pidato yang menantang di PBB mengenai masalah nuklir. Ia juga telah membuat marah negara-negara Barat dengan pandangannya terhadap Israel karena menggambarkan Holocaust sebagai mitos.

Pada Oktober 2005, Ahmadinejad membuat pernyataan mengejutkan ketika membayangkan penggantian Israel dengan negara Palestina. Mengutip perkataan Ayatollah Khomeini, kata-katanya diterjemahkan secara luas sebagai seruan agar Israel "dihapus dari peta".

3. Hassan Rouhani

Berikutnya ada nama Hassan Rouhani. Ia adalah presiden ke-7 Iran pengganti Ahmadinejad yang menjabat periode 2013-2021 (8 tahun).

Lahir di Sorkheh, 12 November 1948, Rouhani bukanlah sosok sembarangan. Ia sudah menjadi pemain kunci dalam kehidupan politik Iran sejak revolusi tahun 1979.

Sebagai contoh, Rouhani dikenal sebagai tokoh berpengaruh dalam pembentukan pertahanan Iran selama Perang Iran-Irak 1980-88. Ia pun banyak memegang beberapa jabatan politik penting sebelum akhirnya menjadi presiden.

Pada sepak terjangnya, Rouhani juga punya reputasi sebagai kepala perunding nuklir Iran. Memiliki julukan "diplomat syekh", sosoknya juga cukup disegani.

Demikian ulasan mengenai deretan nama presiden Iran dengan masa jabatan terlama.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Pangkas 250 BUMN, Prabowo...
Pangkas 250 BUMN, Prabowo Sebut Negara Hemat Rp50 Triliun
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Fasilitas Baru Arab...
Fasilitas Baru Arab Saudi, Umrah Berkali-kali dalam Setahun Cukup Ajukan Visa 1 Kali
Rekomendasi
PLN EPI Kebut Ekosistem...
PLN EPI Kebut Ekosistem Biohidrogen, Optimalkan 60 Juta Ton Biomassa
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved