Video, Sepasang Drone AS Tabrakan di Langit Suriah

Rabu, 19 Agustus 2020 - 16:15 WIB
loading...
Video, Sepasang Drone...
Sepasang drone milik AS bertabrakan di langit Suriah. Foto/Russia Today
A A A
IDLIB - Sepasang drone milik Amerika Serikat (AS) jatuh setelah bertabrakan di langit Suriah , menghancurkan kedua pesawat tersebut seperti dilaporkan oleh Military Times. Penyebab dan kondisi pasti dari drone yang hancur tersebut masih belum jelas, meninggalkan rumor yang beredar.

Seorang pejabat pertahanan anonim mengatakan kepada Military Times tabrakan diduga terjadi di provinsi Idlib pada Selasa kemarin. Meskipun menjelaskan secara rinci, ia menolak mengkonfirmasi apa yang menyebabkan kecelakaan atau jenis drone yang terlibat dalam kecelakaan itu.

"Apakah pesawat itu ditembak selama insiden itu juga tidak diketahui," kata pejabat itu seperti dikutip Russia Today dari Military Times, Rabu (19/8/2020).(Baca: Seorang Jenderal Rusia Tewas Terkena Ledakan Bom di Suriah )

Foto dan video yang beredar di dunia maya menunjukkan puing-puing peszawat yang jatuh dari langit dan puing-puing terbakar di tanah. Foto dan video itu menunjukkan bahwa setidaknya salah satu dari pesawat nirawak itu adalah drone jenis MQ-9 Reaper Amerika, yang digunakan untuk misi pengawasan dan bersenjata.

Namun, tanpa penjelasan resmi atas insiden tersebut, spekulasi tersebar luas di media sosial, dengan beberapa menyebut drone ditembak jatuh oleh militan yang didukung Turki, sementara yang lain menyatakan bahwa drone Rusia telah jatuh, meskipun laporan Military Times menyebut kedua pesawat tersebut sebagai mikik AS.

Tabrakan yang dilaporkan terjadi beberapa hari setelah serangan AS yang menewaskan pelatih jihadis yang berbasis di Idlib, Abu Yahyah al-Uzbeki, yang diduga bekerja sama dengan kelompok Hurras ad-Din yang terkait dengan al-Qaeda. Serangan itu diyakini telah menggunakan rudal R9X Hellfire, amunisi non-ledakan khusus yang melepaskan enam bilah seperti pedang sebelum benturan - yang dijuluki sebagai "bom ninja".

Meskipun Damaskus telah berulang kali mengecam kehadiran tentara Amerika di Suriah sebagai tindakan ilegal dan melanggar kedaulatan negara, Washington melanjutkan operasi militer di beberapa wilayah, melakukan serangan terputus-putus di sekitar Idlib dan menyematkan tentara dengan kelompok proxy Arab dan Kurdi di selatan dan timur laut.(Baca: Alami Gangguan Kesehatan, Bashar Al Assad Hentikan Pidato di Parlemen )

Didukung oleh Pentagon selama perang Suriah, faksi-faksi yang dipimpin Kurdi sekarang mengendalikan sumber minyak yang berharga, dengan rencana AS untuk melatih 2.200 orang "penjaga ladang minyak" di wilayah Hasakah, menurut laporan Inspektur Jenderal baru-baru ini.

(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Raja Charles Senang...
Raja Charles Senang Inggris Punya Masjid Ramah Lingkungan Pertama di Eropa
Rekomendasi
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Tayang di VISION+: Simak Jadwal Pertandingan Minggu Ini!
Berita Terkini
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved